Uncategorized
Libur Panjang Dongkrak Pariwisata Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,7 Miliar dalam Empat Hari
Wonosari,(pidjar.com)– Libur panjang kembali membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Selama empat hari masa liburan pada 14–17 Mei 2026, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata tercatat mencapai lebih dari Rp1,7 miliar dengan jumlah kunjungan wisatawan menembus 146 ribu orang.
Data Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul menunjukkan total kunjungan wisatawan selama 14 hingga 17 Mei 2026 mencapai 146.228 orang. Para wisatawan datang dari berbagai daerah di DIY, Jawa Tengah hingga luar kota lainnya.
Sekretaris Dispar Ekrafpora Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, lonjakan wisatawan terjadi hampir merata di seluruh kawasan wisata, terutama destinasi pantai di wilayah selatan Gunungkidul.
Pada Kamis, 14 Mei 2026, tercatat sekitar 41 ribu wisatawan masuk ke sejumlah objek wisata dengan pendapatan mencapai Rp516 juta. Angka kunjungan kemudian berada di kisaran 34 ribu hingga 36 ribu wisatawan pada dua hari berikutnya.
“Selama empat hari libur total PAD yang masuk mencapai Rp1.760.401.100,” ujarnya.
Selain kawasan pantai, destinasi wisata berbasis alam seperti goa dan air terjun juga menjadi pilihan wisatawan selama masa libur panjang.
Capaian tersebut semakin memperkuat posisi sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama pendapatan daerah di Gunungkidul. Hingga pertengahan tahun 2026, realisasi PAD sektor pariwisata bahkan telah melampaui 77 persen dari target tahunan.
Kepala Dispar Ekrafpora Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono menyebutkan, realisasi PAD wisata saat ini telah mencapai Rp26 miliar lebih atau sekitar 77,15 persen dari target tahun 2026.
Sementara jumlah kunjungan wisatawan secara kumulatif sudah menembus angka 2,1 juta orang atau hampir 65 persen dari target kunjungan tahun ini.
Menurut Antonius, pihaknya terus melakukan evaluasi pelayanan wisata, termasuk penerapan sistem pembayaran non tunai di TPR utama Pantai Baron. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus transparansi pengelolaan pendapatan wisata.
“Monitoring dan evaluasi terus dilakukan agar sistem cashless bisa berjalan maksimal,” katanya.
Selain itu, Dispar Ekrafpora juga rutin memperbarui data kunjungan dan realisasi pendapatan wisata melalui akun media sosial resmi dinas sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Tingginya angka kunjungan saat libur panjang dinilai menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha wisata, kuliner, penginapan hingga sektor UMKM di kawasan destinasi wisata Gunungkidul.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya4 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
