Uncategorized
Gerai Layanan Paspor di MPP Mulai Beroperasi, Berikut Jadwalnya
Wonosari,(pidjar.com)- Masyarakat Gunungkidul kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus paspor. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menghadirkan gerai layanan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gunungkidul sebagai upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY, Junita Sitorus mengatakan, pembukaan gerai layanan di MPP merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan akses layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Diharapkan mampu mengurangi antrean panjang pengurusan dokumen keimigrasian di kantor imigrasi utama,” kata Junita Sitorus, Selasa, (19/05/2026).
Layanan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan administrasi keimigrasian hingga wilayah kabupaten. Kehadiran gerai itu dinilai akan sangat membantu masyarakat Gunungkidul maupun daerah sekitar seperti Wonogiri dan Pacitan yang membutuhkan paspor untuk berbagai kepentingan.
“Sekarang kebutuhan paspor semakin meningkat, baik untuk ibadah haji dan umrah, bekerja di luar negeri, pendidikan maupun perjalanan lainnya,” katanya.

Gerai layanan paspor di MPP Gunungkidul dibuka setiap hari Senin dan Jumat dengan kuota pelayanan sebanyak 15 pemohon per hari. Adapun layanan yang tersedia meliputi pembuatan paspor baru dan penggantian paspor yang habis masa berlaku serta penggantian paspor karena halaman penuh.
Sementara penggantian paspor rusak masih dilayani di Kantor Imigrasi DIY.
Junita juga mengungkapkan, keberadaan gerai tersebut diproyeksikan menjadi tahap awal pembentukan Kantor Imigrasi di Gunungkidul yang ditargetkan dapat terealisasi pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul disebut telah memberikan dukungan melalui hibah tanah dan bangunan sebagai sarana operasional.
“Gerai layanan paspor di MPP Gunungkidul ini menjadi titik layanan keimigrasian kelima di DIY. Sebelumnya layanan serupa telah hadir di kawasan UGM, MPP Sleman, Sleman City Hall, dan MPP Kota Yogyakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus bepergian jauh untuk mengurus paspor.
“Layanan ini sangat penting bagi masyarakat, baik untuk keperluan ibadah umrah dan haji, pendidikan, pekerjaan maupun wisata,” ucapnya.
Dengan mengusung tema “Satu Hati Melayani”, Pemkab Gunungkidul berharap inovasi pelayanan tersebut dapat memperkuat citra pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik.
Pada launching dan penandatanganan MoU siang ini, Bupati bersama sejumlah ASN turut melakukan uji coba pembuatan paspor elektronik di gerai layanan yang baru diresmikan.
“Saya tadi membuat paspor elektronik dengan masa berlaku 10 tahub. Proses pelayanan berjalan cepat dengan dukungan peralatan modern, di mana pengurusan hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit menit saja,” pungkasnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa2 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
