fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Lolos Seleksi Administrasi, 27 Calon Pejabat Eselon II Jalani Tes Lanjutan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pengisian jabatan kursi eselon II di lingkungan Pemkab Gunungkidul memasuki tahapan lanjutan. Senin (26/11/2018) siang tadi, sebanyak 27 pendaftar jabatan kursi eselon II mengikuti uji kompetensi dasar. Tes sendiri dilangsungkan di kantor pemerintahan provinsi DIY.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan, setelah proses pendaftaran dibuka pada awal bulan November 2018, para peserta kemudian mengikuti seleksi administrasi. Sebanyak 27 pendaftar dinyatakan lolos seleksi tahap pertama pada beberapa hari sebelumnya dan mengikuti proses lanjutan hingga akhir seleksi.

“Uji kompetensi dasar dimulai hari ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 3 hari,” kata Sigit Purwanto, Senin (26/11/2018) siang.

Adapun dari 5 kursi jabatan yang diperlukan, pendaftarnya sejak awal dipaparkan Sigit tergolong lumayan banyak. Tidak ada satu pos pun yang terpantau minim pendaftar. Diantaranya adalah untuk jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan terdapat 4 pendaftar. Kemudian untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terdapat 5 pendaftar.

“Semua peserta lelang jabatan dari wilayah Gunungkidul, untuk luar daerah tidak ada,” imbuh dia.

Selain itu untuk jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika; Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan masing-masing terdapat 6 pendaftar. Rencananya setelah tahapan ini, kemudian akan dilakukan seleksi berkaitan dengan hal-hal penunjang jabatan lainnya.

Untuk hasilnya pun bukan dari pemerintah daerah yang menentukan dan melakukan pengawasan, melainkan terdapat tim khusus yang dibentuk untuk mengurusi segala keperluan dan persiapan hingga nantinya ditentukan siapa yang terpilih dan lolos menjabat di kursi eselon II. Kualitas kinerja, kreatifitas dan inovasi menjadi faktor penting keterpilihan dari para kandidat.

Proses seleksi yang ketat ini diharapkan nantinya bisa menghasilkan pejabat yang berkualitas serta berintegritas. Para pemangku jabatan yang terpilih agar mampu menjalankan kinerjanya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari masing-masing bidang. Sehingga kemudian bermuara kepada pelayanan terhadap masyarakat bisa berlangsung dengan baik dan memuaskan.

Pemkab Gununkgkidul menargetkan agar lelang jabatan kursi eselon II ini dapat rampung pada akhir tahun ini. Sehingga pada awal tahun 2019 mendatang para pejabat terpilih dapat segera dilantik dan menjalankan ketugasan.

“Kami targetkan akhir tahun sudah selesai. Biar semua kinerja lancar, masyarakat tidak dirugikan dengan pelayanan yang kurang prima. Kekuatan baru untuk menjadi daerah yang lebih maju menyesuaikan dengan perkembangan jaman,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabuapaten Gunungkidul, Drajat Ruswandono juga menargetkan seleksi ini dapat dirampungkan pada akhir tahun 2018 ini. Sehingga seluruh jabatan baik kepala dinas maupun Staf Ahli Bupati dapat terisi secara keseluruhan dan ketugasan dan pelayanan berjalan lancar.

“Tentu ada target biar semua berjalan sesuai ketugasan,” ucap dia.

Dirinya pun juga sempat berharap seleksi ini dapat diikuti oleh peserta dari luar daerah Kabupaten Gunungkidul mengingat seleksi ini bersifat terbuka untuk seluruh DIY. Namun demikian, hingga akhir pengumpulan berkas, tidak ada kandidat yang berasal dari luar daerah.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler