Sosial
Mudik Akhirnya Diperbolehkan, Pemudik Diwajibkan Telah Terima Vaksin Lengkap
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan mudik pada tahun 2022. Kebijakan ini dibuat setelah selama 2 tahun terakhir pada masa pandemi ini tidak ada kebijakan mudik. Sejumlah persiapan mulai dipersiapkan oleh pemerintah daerah dan kabupaten untuk menyambut para pemudik yang pulang ke kampung halaman.
Di Kabupaten Gunungkidul sendiri, pemerintah memperkirakan adanya peningkatan pemudik jika dibandingkan dengan lebaran tahun 2019 silam. Berdasarkan perkiraan Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, pemudik tahun ini yang masuk Bumi Handayani sebanyak 40 ribu orang yang berasal dari berbagai daerah rantau.
“Kalau perkiraan kami 40 ribu pemudik itu total dari sebelum H-7 ya. Ya paling 30 ribu-40 ribu itu jumlahnya,” terang Kepala Dinas Perhubungan, Rakhmadian Wijayanto, Senin (18/04/2022).
Ia menjelaskan, untuk puncak arus mudik sendiri diperkirakan akan terjadi pada tanggal 27 hingga 29 April 2022 mendatang. Analisa yang telah dilakukan, para pemudik ini diperkirakan 60 persen menggunakan kendaraan pribadi dan 40 persen menggunakan kendaraan umum.
Kebijakan pemerintah memperbolehkan tradisi mudik tentunya dibarengi dengan diterapkannya sejumlah persyaratan. Di mana para pemudik wajib telah mendapatkan vaksin covid19 baik dosis pertama, kedua dan ketiga. Penerapan protokol kesehatan pun juga wajib dilakukan.
Untuk memonitoring data pemudik, pemerintah daerah akan memanfaatkan Sistem Intormasi Desa (SID ) sehingga data akan lebih cepat dan akurat. Beberapa skema menyambut mudik 2022 pemerintah yaitu dengan melakukan upaya perbaikan penerangan jalan umum, perbaikan APILL dan perlengkapan jalan lainnya serta melakukan himbauan sosialisasi tentang keselamatan lalu lintas.
“Petugas gabungan yang disiagakan mencapai 86 petugas dengan rincian 56 orang yang akan bertugas di lapangan dan 30 orang di sekretariat,” jelasnya.
“Kami siagakan di pos-pos yang akan mulai beroperasi H-7 sampai H-7 lebaran. Kalau untuk rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada saat libur lebaran nanti,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
