Connect with us

Sosial

Nglindur Berinovasi, Kucurkan Dana Rp 30 Juta Untuk Kebutuhan Gizi

Diterbitkan

pada

Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dampak buruk pandemi covid-19 begitu dirasakan oleh masyarakat luas sejak beberapa bulan terakhir. Agar ekonomi masyarakat bisa bangkit diperlukan gagasan dan inovasi dari para petinggi pemerintahan. Seperti yang dilakukan pemerintah Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo yang memunculkan program ketahanan pangan dengan dengan sistem hidroponik.

Dengan memanfaatkan anggaran dari dana desa tahun 2020 sebesar Rp 30 juta, Pemerintah Nglindur menyiapkan media hidroponik berbahan trapezium beserta tanaman sayur dan bumbu dapur. Nantinya hasil daripada tanaman itu sendiri akan disebarkan kepada masyarakat setempat maupun warga kalurahan lain yang berada di sekitarnya.

Lurah Nglindur, Supriyana mengatakan pihaknya memilih hidroponik bukan tanpa alasan. Hidroponik merupakan suatu program yang dinilai hemat air dan tidak tergantung musim. Sebelum menentukan hidroponik sebagai langkah ketahanan pangan, pihak kalurahan sudah berkoordinasi dengan pendamping desa.

Berita Lainnya  Kacaunya Jalanan di DIY, 1000 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang Setiap Harinya

“Itu (hidroponik) hasil studi literatur serta studi lapang,” jelasnya, Sabtu (19/09/2020).

Selain program ketahanan pangan, sistem hidroponik ini diharapkan juga sebagai pemenuhan kebutuhan gizi dalam penanganan stunting. Tanaman yang dipilih pun yang dinilai mengandung banyak gizi serta dikonsumsi masyarakat setiap harinya, seperti kangkung, selada, kol dan tomat.

Disampaikan lebih lanjut oleh Supriyana, dalam awal program peningkatan ekonomi masyarakat ini pihaknya menyiapkan 900 tanaman. Dalam perawatannya, pemerintah kalurahan bekerjasama dengan kader pembangunan manusia dan klinik parenting. Tentunya dalam prosesnya didampingi oleh pendamping Kalurahan Ngindur, Gunawan Ariwibowo.

Biaya perawatan dari hasil penjualan yang ditarget penjualan Rp 2 juta perbulan,” terangnya.

Supriyana mengharapkan dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan tanaman hidroponik maju di kalurahan yang dia pimpin. Selama prosesnya nanti pun Supriyana mengaku tidak akan tinggal diam dalam menggali potensi program lain demi ekonomi masyarakat bangkit.

Berita Lainnya  Hampir 100.000 Penduduk Gunungkidul Terdampak Kekeringan

Semoga hidroponik berguna bagi masyarakat sini maupun luas,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler