Connect with us

Peristiwa

Pamit Kunjungi Anak, Lansia 81 Tahun Telah 5 Hari Hilang di Hutan Paliyan

Diterbitkan

pada

Paliyan, (pidjar.com)–Seorang lansia bernama Kasemo Sentono alias Mbah Kasemo (81), warga Padukuhan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, dilaporkan hilang sejak Senin (22/6/2026). Operasi pencarian sendiri telah dilakukan puluhan personel dari Tim SAR Gabungan. Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih belum menemukan korban meski telah memperluas penyisiran hingga kawasan hutan, goa, dan luweng dengan bantuan drone thermal.

Kasemo terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.00 WIB saat berpamitan dari rumah tetangganya, Kisman. Saat itu ia mengenakan kaos bermotif lurik putih dan berjalan kaki menuju rumah anaknya, Siran yang berada di wilayah Gebang, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari.

Namun, kemudian diketahui bahwa korban tak pernah tiba di tujuan. Keluarga yang kehilangan jejak kemudian sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat lantaran tak kunjung bisa menemukan Kasemo.

Berita Lainnya  Satroni Rumah Warga Semanu Tengah Malam, Maling Bawa Kabur Honda Beat

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, mengatakan, operasi pencarian dimulai pada Rabu (24/6/2026) dengan mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk menyisir jalur yang diduga dilalui korban.

“Kami menerima laporan adanya seorang warga lanjut usia yang belum kembali setelah berpamitan menuju rumah anaknya di wilayah Saptosari. Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan operasi pencarian dengan penyapuan darat dan dukungan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian,” kata Rio, Sabtu (27/6/2026).

Pada hari pertama, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran darat dalam radius sekitar tiga kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat, sedangkan SRU kedua mengoperasikan drone thermal untuk memantau area yang sulit dijangkau.

Pencarian difokuskan di sejumlah titik seperti Goa Ngeleng, Pasarean Gunung Bagus, Luweng Pari, hingga Joblang yang memiliki medan berupa kawasan karst, semak belukar, jurang, dan goa alami. Namun hingga operasi dihentikan pukul 17.30 WIB, korban belum ditemukan.

Berita Lainnya  Mobil Anyar Ringsek Hantam Truk Parkir

Memasuki hari kedua, Kamis (25/6/2026), Tim SAR memperluas area pencarian menggunakan metode open grid agar setiap sektor dapat disisir secara sistematis tanpa ada lokasi yang terlewat. Drone thermal kembali diterbangkan untuk memantau kawasan hutan dan perbukitan dari udara.

“Tim SAR Gabungan telah melaksanakan penyisiran darat dan pencarian menggunakan drone thermal pada sejumlah sektor yang menjadi prioritas pencarian. Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi,” ujar Rio.

Operasi berlanjut pada Jumat (26/6/2026) atau hari ketiga pencarian. Tim kembali mengombinasikan penyisiran darat menggunakan metode open grid dengan dukungan drone thermal serta drone udara milik Potensi SAR Pos 21 Drone.

Berita Lainnya  Hasil Otopsi Keluar, Penyebab Kematian Warga Giring Karena Benturan Benda Tumpul di Kepala

SRU 1 menyisir sektor sebelah kanan lokasi pencarian, sementara SRU 2 mengoperasikan drone thermal untuk mendeteksi pancaran panas tubuh dari udara. Selain itu, drone udara diterbangkan guna memetakan kawasan hutan sehingga dapat membantu menentukan jalur penyisiran berikutnya.

Meski seluruh metode telah dimaksimalkan, hingga operasi dihentikan sementara pukul 17.00 WIB, Mbah Kasemo masih belum ditemukan.

“Kami akan melanjutkan operasi pencarian pada Sabtu pagi dengan melakukan evaluasi terhadap area-area yang telah disisir serta memperluas pencarian ke sektor yang masih dianggap berpotensi. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Rio.

Rio juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Mbah Kasemo agar segera melapor kepada aparat setempat atau Posko SAR Gabungan. Menurutnya, setiap informasi sangat penting untuk membantu mempersempit area pencarian di kawasan Hutan Selorejo yang memiliki medan cukup berat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler