Pemerintahan
Peluang Besar Investasi di Sektor Pakan Ternak
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dikenal sebagai gudangnya ternak di DIY serta sektor petanian yang berkembang sangat pesat. Dengan predikat ini, peluang usaha pengolahan pakan ternak dinilai sangat menjanjikan. Guna memanfaatkan peluang tersebut, saat ini pemerintah mendorong pemilik modal untuk masuk dalam investasi industri pakan ternak.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan, Gunungkidul merupakan lumbung ternak di DIY. Hampir dalam semua jenis ternak seperti sapi kambing, serta unggas, populasinya merajai seluruh DIY.
Berdasarkan data yang ada, populasi sapi di Gunungkidul saat ini lebih dari 130 ribu ekor, kemudian kambing, lebih dari 209 ribu, ditambah dengan domba yang mencapai belasan ribu, dan ayam ras serta buras mencapai belasan juta ekor.
Potensi tesebut ditangkap oleh pemerintah dengan membuka peluang bagi pemilik modal yang ingin membuka usaha pakan ternak. Pihaknya membuka pintu investasi lebar-lebar dengan peluang yang ada.
“Dengan adanya industri olahan pakan ternak bisa membangun ekosistem di sektor pertanian mulai ketersediaan bahan baku pakan ternak, peternakan itu sendiri dan kotoran hewan ternak bisa dimanfaatkan untuk pupuk pertanian,” paparnya.

Di sisi lain, sektor petanian di daerah ini juga maju. Hasil panen mulai dari jagung, padi, palawija serta tanaman pangan lain pun juga melimpah ruah. Dengan ketersediaan bahan baku yang besar ini akan menjadi kemudahan tersediri dalam pemenuhan kebutuhan.
Selain itu, saat ini pakan ternak mayoritas didatangkan dari luar daerah. Kalau produksi lokal, tentu ongkosnya akan lebih mudah dan semua merasakan dampaknya untuk berkembang dan maju.
“Selain melihat potensi daerah, ini juga didukung kebijakan presiden di mana salah satu program strategis dimasa pemerintahan Presiden Prabowo yaitu menuju ke swasembada pangan,” jelasnya.
Lebih lanjut Arif mengatakan, selama ini sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menyumbang PDRB terbesar di tahun 2025 dan berkontribusi dalam penurunan angka kemiskinan di Gunungkidul. Di mana tahun 2025 angka kemiskinan di Gunungkidul sebesar 14,15% atau turun 1,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15,18 persen.
Sebagaimana diketahui, realisasi investasi di tahun 2025 sebesar Rp. 851.746.764.728. Jumlah ini melampaui target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 831.433.160.822.
Investasi didominasi pada sektor pertanian dan peternakan dengan realisasi investasi sebesar Rp 174 miliar. Disusul oleh sektor pariwisata sebesar Rp 170 miliar, sektor perdagangan Rp 159 miliar, bidang kesehatan Rp 137 miliar dan bidang perindustrian sebesar Rp 115 miliar.
Sebagai upaya menarik minat investor, pemerintah menerapakan langkah strategis agar investor masuk ke Gunungkidul. Diantaranya dengan memberikan informasi kondisi dan perkembangan Gunungkidul saat ini terhadap para calon-calon investor.
Pemerintah juga memberikan keleluasaan bagi investor untuk konsultasi dan melakukan pendampingan dalam proses perizinan.
“Untuk perizinan sendiri kami upayakan adanya kemudahan,” jelasnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan kajian investasi tahunan yang prospektif yang selanjutnya dipresentasikan di depan calon investor dalam agenda temu bisnis.
“Promosi atas peluang dan potensi usaha yang cocok dibangun di Gunungkidul juga kami lakukan,” pungkasnya.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized1 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Peristiwa4 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa4 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Peristiwa2 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa1 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa2 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
