Pemerintahan
Progress Pembangunan JJLS, Proyek Termahal di Gunungkidul Yang Ditargetkan Rampung 2025
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan tahap lanjutan Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) masih terus berjalan. Proyek infrastruktur terbesar dan termahal di Gunungkidul ini, ditargetkan dapat selesai pada 2025 mendatang. Dari pemerintah dan pihak terkait terus melakukan pemantauan dan pengawasan atas pembangunan jalan tersebut agar sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.
Pendamping Lapangan Pekerjaan Provinsi, Harno mengatakan progress pembangunan JJLS saat ini adalah di jalur Legundi-Planjan yaitu hampir 100 persen selesai. Saat ini tinggal tahapan akhir untuk menyelesaikan beberapa bagian yang belum selesai. Kemudian untuk ruas jalan Planjan-Tanjungsari-Tepus sekarang ini proses pembangunannya mencapai 25 persen dari panjang jalan 9,725 kilometer.
“Progressnya cukup bagus, yang di Legundi-Planjan dengan panjang 5 km itu sudah hampir selesai disusul dengan Planjan-Tanjungsari-Tepus,” kata Harno, Minggu (05/09/2021).
Pada ruas Planjan-Tanjungsari-Tepus sendiri JJLS akan melewati Kalurahan Kemadang, Kalurahan Banjarejo, Kalurahan Ngestirejo dan Kalurahan Tepus. Selain jalan, juga akan dibangun pula 2 jembatan dengan panjang masing-masing sekitar 130 meter. Adapun anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut sekitar Rp 201.251.565.000 dengan waktu pengerjaan 720 hari.
Ia juga menjelaskan jika ruas jalan Tepus-Jerukwudel sepanjang 7 kilometer nantinya juga akan segera digarap. Adapun saat ini masih dalam proses pembersihan bangunan maupun pepohonan yang ada di sekitar calon lahan JJLS tersebut.

“Kalau ruas jalan sisi timur masih dalam proses pembersihan bangunan serta karangkitri,” jelas dia.
Selain itu, nantinya juga akan disusul dengan pembangunan ruas jalan di Legundi-Tlogowarak-Girijati-Parangtritis. Namun demikian, untuk ruas jalan tersebut dirinya masih belum bisa mengutarakan lebih lanjut. Sebab, ia juga masih menunggu mengenai rencana pembangunan di ruas jalan tersebut.
“Kalau yang Girijati-Parangtritis itu nanti akan dibangun kelok 18. Ditunggu saja prosesnya nanti,” imbuh Harno.
Menurutnya sesusai dengan perencanaan awal, JJLS di Kabupaten Gunungkidul ditargetkan selesai dan semuannya terhubung pada tahun 2025 mendatang. Akan tetapi karena adanya pandemi, masih belum diketahui apakan akan terhubung sesuai dengan perencanaan awal atau tidak.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
