Peristiwa
Puluhan Rumah di Nglipar Porak-Poranda Diterjang Puting Beliung
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana alam yang diakibatkan cuaca menerjang Bumi Handayani, Kamis (05/11/2020) sore. Puluhan rumah di Padukuhan Kedungranti, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar porak-poranda akibat puting beliung. Sementara sejumlah rumah lainnya di wilayah Kapanewon Gedangsari juga mengalami kerusakan akibat hujan yang turun sore ini.
Dukuh Kedungranti, Tukiyar mengatakan, angin kencang terjadi di wilayahnya membuat 48 rumah rusak. Kebanyakan kersakan terjadi pada bagian atap rumah. Bahkan, satu diantaranya mengalami kerusakan cukup berat.
“48 rumah tersebut rinciannya, 39 rumah di RT 02 dan 11 rumah di RT 01. Kami masih menginventaris bentuk kerusakan dan jumlah kerugian,” ucap Tukiyar, Kamis malam.
Ia menambahkan, selain itu, hujan deras disertai angin kencang juga membuat sebuah pohon berukuran besar yang disebut masyarakat seyempat resan pun ikut tumbang. Bahkan pohon tersebut menimpa satu rumah warga dan menyenabkan rusak berat.
“Sementara belum ada laporan korban jiwa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, bencana hedrometologi juga terjadi di lima titik Kapanewon Nglipar dan Kapanewon Gedangsari. Edy mengatakan, sejak pukul 15.00 WIB hujan deras merata terjadi di Gunungkidul.
“Rerata bencananya disebabkan oleh pohon tumbang,” kata Edy.
Dimulai pada pukul 15.45 WIB pohon sukun milik Supardi (49) warga Ploso Doyong (01/09), Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari roboh menimpa rumahnya. Rumah di bagian atap dapur mengalami rusak di bagian genting, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Tak jauh dari lokasi tersebut, rumah milik Jumari (56) warga Sumberejo (06/08), Kalurahan Ngalang Gedangsari juga tertimpa pohon sengon yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.
“Dapur dan kamar milik Jumari mengalami kerusakan parah,” imbuhnya.
Masih di Kapanewon Gedangsari, pohon jati roboh melintang di tengah jalan. Peristiwa ini mengakibatkan jaringan listrik di Padukuhan Karang Anyar, Ngalang, Gedangsari mati.
“Anggota kami kemudian berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan penebangan ranting pohon,” jelas Edy.
Di lokasi lainnya, kandang bebek berisi 400 ekor ambruk akibat tiupan angin. Peristiwa ini terjadi di Padukuhan Pagutan (001/008), Kalurahan Pengkol, Kapanewon Patuk.
“Kandang berukuran 6×4 roboh beruntung bebeknya masih bisa diselamatkan,” tandas Edy.
Hingga malam ini, pihak BPBD masih meningkatkan kewaspadaan bencana yang mungkin terjadi. Pihaknya masih melakukan pendataan jumlah kerugian.
“Tim masih di lapangan untuk membantu evakuasi, jumlah kerugian masih kami data, tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
