fbpx
Connect with us

Sosial

Ratusan Pemudik Mulai Tercatat Masuk Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Meski pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2021 ini, namun demikian hal ini tetap dilakukan oleh para perantau. Dinas Komunikasi dan Informatika mencatat sejak awal Mei ada ratusan pemudik yang masuk ke Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan berdasarkan pendataan pendatang yang dilakukan melalui Sistem Informasi Desa (SID) sampi dengan 3 Mei kemarin ada 176 pemudik masuk ke Gunungkidul.

Mereka berasal dari berbagai wilayah mulai dari Banren, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, luar Jawa, dan DIY. Para pemudik ini tersebar di Kapanewon Gunungkidul. Paling banyak yaitu di Kapanewon Panggang sebanyak 31 orang, kemudian Patuk 23 orang, Karangmojo 20 orang, dan sisanya dari angka 1 sampai 17 pemudik.

“Tanjungsari dan Tepus yang saat ini masih 0 pemudik,” ucap Kelik.

Sementara itu, Kamituwa Kalurahan Semanu, Susti Wulandari mengatakan, di wilayahnya sudah ada 2 pemudik dari luar kota yang masuk beberapa hari ini. Adapun para pemudik ini setelah sampai di wilayah mereka cek kesehatan terlebih dahulundi puskesmas.

Kemudian melaporkan ke Kalurahan setempat untuk dilakukan pendataan. Meski dinyatakan bebas covid-19, para pemudik ini tetap harus menjalani isolasi mandiri 5×24 jam sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sejauh ini baru 2 orang pemudik. Mereka wajib lapor, begitu pula dengan Satgas di RT dan Padukuhan harus aktif dalam melakukan pendataan terhadap para pendatang. Kemudian ini menjadi data kita laporkan ke pemerintah untuk pemantauan,” jelas Susti.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler