fbpx
Connect with us

Peristiwa

Rombongan Muda-Mudi Kecelakaan di Jalan Paris, Satu Orang Warga Logandeng Tewas

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Rombongan remaja asal Kabupaten Gunungkidul mengalami kecelakaan lalu lintas di Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Kamis (01/10/2020) subuh tadi. Mobil jenis Toyota Avanza nopol AB 1519 BW yang dikemudikan oleh Ayub Charisma Putra (23) warga Padukuhan Pandansari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari tersebut oleng dan menabrak pohon serta teras rumah sebelum akhirnya terjepit ke dalam selokan.  Proses evakuasi sendiri berlangsung dramatis, pasalnya sopir kendaraan sempat terjepit badan mobil yang ringsek sehingga harus membutuhkan waktu cukup lama. Tragisnya lagi, satu orang penumpang meninggal dunia akibat luka serius pada bagian kepala.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Mobil yang dikemudikan oleh Ayub melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian kondisi jalan menikung, pengemudi mobil kaget sehingga mobil oleng dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Apesnya mobil yang terus melaju itu menabrak sebuah pohon yang ada di sisi timur jalan.

Tak sampai disitu saja, kerasnya benturan mengakibatkan mobil terpental beberapa meter dari titik awal kemudian menabrak pagar rumah dan teras milik warga. Lagi-lagi benturan yang terjadi sangat keras sehingga mobil yang berisikan  5 orang termasuk sopir itu masuk ke dalam parit (selokan). Akibatnya mobil mengalami kerusakan yang cukup parah.

Para penumpang yang ada di dalam kendaraan tidak bisa mengevakuasi diri mereka sendiri. Selepas kejadian tersebut sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan. Naasnya, penumpang yang bernama  Rossa Efendi (20) warga Siyono Tengah, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen meninggal dunia.

“Satu korban mengalami cidera kepala berat yang diakibatkan oleh benturan. Dia dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis,” kata Iptu Mulyono, Kanit Laka Lantas Polres Bantul saat dikonfirmasi.

Sementara tiga orang orang lainnya masih dalam kondisi selamat meski mengalami sejumlah luka. Mereka adalah Adisia Yudhis Tiandu Yulois Putra (17) warga Nijirejo, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari remaja tersebut mengalami luka patah tulang tangan kiri dan patah tulang kaki kanan

Kemudian, Tiara Shaummi Nur Maharani (16) warga Padukuhan Ngepung, Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo ia adalah penumpang di belakang yang mengalami luka cidera kepala ringan. Suryandu Jamas Sakti (20) warga Kepek II, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari mengalami cidera kepala ringan.

“Ketiganya dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul,” tambah dia.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian kemudian melakukan penanganan. Kendaraan yang mengalami kerusakan yang cukup parah dan kerugian diperkirakan mencapai 50 juta rupiah.

Sementara itu, sopir mobil sendiri saat dilakukan evakuasi dalam posisi terjepit badan mobil. Sehingga memerlukan penanganan khusus dalam proses evakuasi mengingat badan kendaraan yang rusak parah.

Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto memaparkan, ada sejumlah anggota Basarnas yang diturunkan untuk ikut dalam proses evakuasi kecelakaan tunggal ini. dalam penanganannya membutuhkan peralatan dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit kemudian pengemudi kendaraan baru bisa terevakuasi.

“Sekitar 30 menit kita baru bisa evakuasi sopirnya karena dia terjepit. Untuk lukanya sendiri patah tulang kaki iri dan patah tulang hidung. Sekarang di rawat di PKU Muhammadiyah Bantul,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler