fbpx
Connect with us

Uncategorized

Sasaran Vaksinasi Gunungkidul Masih di Angka 10%

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Realisasi vaksinasi tahap kedua di Gunungkidul baru mencapai 10%. Artinya baru sekitar 3.900 para pelayan publik di Gunungkidul yang melakukan vaksinasi dari target yang ditentukan sekitar 39 ribu.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, adapun petugas publik yang telah diberi suntikan dosis pertama dan kedua vaksin sinovac baru sekitar 10%. Namun demikian, tahapan penyuntikan vaksin dosis pertama terus dilakukan.

“Jika dulu jedanya antara Vaksin Sinovac satu dan dua 14 hari, sekarang 28 hari jadi sedikit melambat,” ucap Dewi, Minggu (23/05/2021).

Dewi menambahkan, sejauh ini tidak ada penolakan petugas pelayan publik untuk mendapatkan vaksin. Ia juga terus melakukan pendataan bagi penerima vaksin lansia.

“Rerata mereka yang sudah mendapatkan undangan ya langsung datang, kalau tidak tersasar vaksin biasanya karena skrining awalmya tidak lolos,” papar Dewi.

Ia mengatakan, herd immunity sendiri masih jauh bisa tercapai. Ia menargetkan hingga Bulan Juli mendatang kelompok rentan bisa segera divaksin.

“Apalagi ini Vaksin Aztrazeneca sudah didistribusikan yang mana tingkat kevektivitasnya lebih tinggi, mudah-mudahan target segera terpenuhi,” kata dia.

Sementara itu, PPID RSUD Wonosari, Sumartono mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan ruangan khusus untuk vaksinasi lansia. Harapannya lansia yang hendak melakukan vaksin tidak perlu lagi naik ke lantai dua RSUD Wonosari.

“Kami sudah sediakan ruangan khusus yang kami desain untuk vaksinasi lansia, agar mereka yang mendapat jatah vaksin di RSUD nyaman,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler