Sosial
Satu Ular Betina Tertangkap, Warga Kepek Terus Buru Indukan Kobra
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Teror kemunculan ular kobra di wilayah Padukuhan Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari dalam beberapa waktu terakhir memang membuat warga cukup resah. Atas keresahan tersebut, warga berinisiatif membongkar talud yang diduga menjadi tempat bersembunyi ular dengan bisa mematikan itu.
Pembongkaran talud sendiri merupakan inisiatif warga setempat yang telah resah dengan kemunculan ular kobra sejak beberapa waktu lalu. Warga bergotong royong membuka tumpukan batu berlapis cor semen itu.
Sesekali warga nampak mundur menjauhi reruntuhan batu yang mereka bongkar. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika ada temuan ular yang kemudian sewaktu-waktu dapat menyerang mereka.
Dukuh Kepek I, Sukirno mengatakan, warga terpaksa membongkar talud tersebut untuk mengetahui keberadaan asal muasal dari anakan ular kobra yang selama ini masuk ke permukiman warga. Selain itu, dengan pembongkaran talud ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan warga yang melintas di sekitar talud tersebut.
“Jadi ular-ular itu mulai keluar sejak Senin (2/12/2019) pekan lalu mas, yang pas pertama itu muncul 3 ekor anakan ular kobra. Dari 3 ular itu, 2 masuk ke dalam kamar dan 1 ada di teras rumah warga,” ucap dia, Jumat (13/12/2019).

Untuk menanggulangi kemunculan ular tersebut, warga sebelumnya juga sudah meminta bantuan pawang ular untuk menelusuri di mana lokasi bertelur indukan ular cobra. Setelah dilakukan penelusuran, diduga telur anakan cobra itu berada di dalam talud.
“Karena pawang ularnya itu bilang, kalau talud ini bisa jadi tempat strategis bertelur ular. Yasudah, terus hari ini mulai kami bongkar taludnya. Apalagi yang punya (talud) telah mengizinkan,” katanya.
Sukirno menambahkan, sampai dengan saat ini, belum ada warga yang menjadi korban dari kemunculan ular tersebut. Namun demikian, ada 1 keluarga yang terpaksa mengungsi karena takut akan kemunculan ular tersebut.
“Yang punya (talud) mengizinkan karena takut ularnya keluar lagi dan masuk rumah, apalagi dia punya anak 2, satu baru lahir dan satunya umur 3 tahun. Terus karena takut, yang punya rumah sementara mengungsi sampai pembongkarannya selesai,” kata Sukirno.
Pembongkaran ini juga atas dasar terus ditemukannya anakan ular kobra di pemukiman warga. Seperti pada hari Rabu (04/12/2019) silam, muncul lagi 4 ekor anakan ular cobra di salah satu rumah warga. Resah akan kemunculan ular tersebut, warga pun memanggil pawang ular untuk menangkap indukannya.
“Terus kami coba mendatangkan pawang dari bonbin dan komunitas reptil dari Gunungkidul. Setelah dicari, akhirnya indukan ular berhasil ditangkap Kamis (05/12/2019) malam, ular betina itu ditangkap di bawah pohon bambu dekat pekarangan warga,” imbuh dia.
Namun begitu, tertangkapnya ular dengan usia dewasa tersebut tidak membuat kemunculan anakan ular berhenti. Bahkan, Sukirno menyebut bahwa kemarin pada hari Selasa (10/12/2019) warga kembali menangkap 2 ekor anakan ular kobra.
“Total ular yang sudah ditangkap itu ada 22 ekor ular kobra,” katanya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
