Pemerintahan
Status Kawin Ratusan Ribu Penduduk Gunungkidul Belum Tercatat Oleh Negara
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan ribu penduduk berstatus kawin belum tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul. Namun tidak tercatatnya ratusan ribu penduduk dengan status kawin tersebut belum dapat dipastikan penyebabnya. Sejumlah dugaan ialah adanya nikah siri yang tidak tercatat oleh negara atau saat mengurus dokumen kartu keluarga tidak melampirkan fotokopi buku nikah sebagai bukti pernikahan yang sah.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Gunungkidul, Arisandy Purba, menyampaikan dari data yang dimiliki Disdukcapil, tercatat penduduk dengan status kawin sebanyak 432.720 orang dengan rincian kawin tercatat sebanyak 296.735 orang sedangkan penduduk status kawin tidak tercatat sebanyak 135.985 orang.
“Tercatat itu adalah kawin yang diakui oleh negara dan agama, kalau yang tidak tercatat itu biasanya kawin secara agama. Tapi juga tidak dapat dipastikan kalau yang belum tercatat itu semuanya nikah secara agama,” ucapnya saat ditemui.
Ia menambahkan, Disdukcapil dalam kaitannya dengan perkawinan hanya melakukan pencatatan saja. Status kawin yang tidak tercatat juga dapat diubah ketika yang bersangkutan dapat menunjukkan buku nikah sebagai bukti untuk mengganti status perkawinan di kartu keluarga.
“Ketika bisa menunjukkan buku nikah, maka kami ganti statusnya. Sering juga melalui sidang isbat itu kan, setelah ada buku nikah baru bisa diganti,” beber Arisandy.
Menurutnya, jika perkawinan tidak tercatat oleh negara, maka sebenarnya akan memberikan dampak jangka panjang khususnya terhadap anak. Meskipun dapat dimasukkan dalam kartu keluarga, namun ada catatan khusus yang memberitahu jika pasangan tersebut belum tercatat sebagai kawin tercatat oleh negara.
“Ada dampak jangka panjang terhadap anak, misalkan dalam hal pembagian waris. Kalau kawin tidak tercatat itu kan anaknya menjadi lemah di mata hukum sebagai penerima waris yang sah. Buku nikah kan sebagai buktinya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan penyebab tidak tercatatnya perkawinan secara umum disebabkan oleh nikah siri. Namun dalam data tersebut, ia tidak dapat memastikan berapa jumlah penduduk yang melakukan nikah siri.
“Kami juga terus mendorong agar masyarakat segera mencatatkan perkawinannya, semoga masyarakat menyadari pentingnya pencatatan perkawinan,” pungkas dia.
-
Uncategorized9 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized4 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
