Pemerintahan
Surat Edaran Mendagri Turun, 27 SD di Gunungkidul Akan Segera Diregrouping
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan SD Negeri di Gunungkidul akan segera diregrouping. Langkah ini dilakukan dalam rangka efektifitas dan efisiensi tenaga pengajar. Sebagaimana diketahui, di Gunungkidul memang cukup banyak terdapat SD Negeri yang sudah kekurangan siswa sehingga kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sekolah tersebut tak lagi efektif. Proses regrouping sendiri akan mulai dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mulai tahun ajaran 2019 ini.
Kepala Disdikpora, Bahron Rosyid mengatakan, dasar dari pelaksanaan regrouping sendiri mengacu terhadap Surat Edaran Mendagri nomor 421.2/2501/Bangda/1998 tentang Pedoman Pelaksanaan Penggabungan (Regrouping) SD Negeri. Rencananya dalam menindaklanjuti laporan ini, pihaknya akan melakukan regrouping terhadap 27 SD Negeri di Gunungkidul.
“Kalau total SD Negeri di Gunungkidul sendiri ada 474 sekolah dan dari jumlah tersebut, 27 diantaranya akan kita regrouping,” ujar Bahron, Jumat (04/01/2019).
Bahron mengatakan, 27 SD yang diregrouping tersebut lantaran memiliki jumlah siswa yang minim, yakni berkisar 70 an siswa. Menurut Bahron, jumlah siswa ini dianggap tidak ideal dan sudah tidak memenuhi batas minimal. Selain itu dalam perkembangannya, di sekolah-sekolah tersebut, setiap tahun ajaran baru dibuka, jumlah pendaftar terus berkurang. Hal ini kemudian menjadi pertimbangan bagi Disdikpora Gunungkidul untuk melakukan regrouping terhadap sekolah-sekolah tersebut.
“Idealnya itu kan satu Sekolah (SD) minimal punya 120 murid, nah dari 27 SD itu jumlahnya kurang dari 70 murid. Jadi dengan diregrouping itu proses belajar mengajar bisa lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikpora Gunungkidul, Sudya Marsita mengatakan bahwa kebijakan regrouping ini nantinya diharapkan akan berdampak positif. Tak hanya bagi para siswa, namun juga terhadap tingkat kedisiplinan guru. Sebab, selama ini tidak dipungkiri adanya guru berstatus PNS yang bekerja sesuka hati dengan alasan terbatasnya jumlah siswa didik.
“Ada PNS (Guru) yang hanya mengajar 8 murid, dan honornya itu sama dengan PNS yang mengajar puluhan murid. Jadi, ya dengan regrouping itu biar kerja merek lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Mengenai proses regrouping yang dilakukan, Sudya mengatakan bahwa hingga saat ini beberapa SD sudah ada yang menyetujui, salah satunya SD N Mulo I dan SD Paliyan 3. Untuk regrouping kedua SD tersebut rencananya akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2019/2020.
“Nanti manajemennya 1 dan pelaksanaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) ada di dua tempat (SD Paliyan 3 dan SD Giring),” ucapnya.
Untuk sekolah lain, Sudya mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pendekatan serta sosialisasi terhadap orang tua dan wali murid. Diharapkan, dengan adanya pemaparan lebih awal dapat diterima sehingga tidak menimbulkan polemik.
“Untuk gedung SD yang nantinya sudah tidak dipergunakan karena terkena regrouping akan diserahkan ke Pemkab. Pihak desa setempat juga boleh mempergunakan untuk dijadikan kantor dan sebagainya asal berkaitan denga kepentingan desa,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
