Pariwisata
Tempuh Jalur Tikus Untuk Bisa Masuk Pantai, Ratusan Wisatawan Dihalau Petugas
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Larangan berkunjung hingga penutupan kawasan pantai selatan Gunungkidul nampaknya tidak terlalu diindahkan oleh sebagian wisatawan. Pada libur lebaran ke dua ini, tetap ditemukan sejumlah wisatawan yang berdatangan ke kawasan pantai. Alhasil petugas pun dibuat cukup sibuk untuk mengingatkan maupun menghalau para wisatawan yang hendak berwisata di kawasan pantai.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II, Surisdiyanto mengatakan, pada hari kedua lebaran ini, cukup banyak masyarakat yang berdatangan ke kawasan pantai selatan. Sejak pagi tadi, pihaknya terpaksa mengarahkan para wisatawan untuk pulang.
“Mereka sebagian besar berkunjung ke Pantai Indrayanti atau Pulang Sawal, Pantai Krakal dan Pantai Sepanjang,” kata Suris, Senin (25/05/2020).
Ia menjelaskan, para pengunjung datang ke kawasan panantai melalui jalur tikus atau jalur alternatif yang banyak bisa dilalui. Mereka berasal dari wisatawan lokal dan beberapa lainnya merupakan wisatawan dari luar kota.
“Kami ajak bicara baik-baik, intinya mereka diminta segera meninggalkan pantai karena belum boleh berkunjung,” ucapnya.


Dalam komunikasi yang dijalin, sejumlah wisatawan juga ada yang memohon untuk sejenak menikmati keindahan pantai. Namun petugas tetap meminta agar mereka pulang ke rumah masing-masing.
Suris mengatakan, sebelum ada pandemi seperti yang berlangsung saat ini, pada H+1 kawasan pantai memang sangat ramai dikunjungi wisatawan. Mereka biasanya datang setelah melaksanakan syawalan keluarga. Kawasan pantai selatan menjadi obyek wisata yang paling banyak dikunjungi di Gunungkidul.
“Biasanya kalau hari seperti ini sudah penuh wisatawan,” ucap Suris.
Sementara itu, Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukmono menambahkan, hingga kini obyek wisata di Gunungkidul masih belum dibuka. Diakuinya banyak warga yang berusaha masuk saat libur lebaran, terutama di kawasan pantai.
“Penjagaan di pintu masuk wisata akan lebih kami tingkatkan pada libur Lebaran ini,” kata Harry.
Dikatakannya, sejumlah pegawai dari Dispar turut ditempatkan di tiap Posko Penyekatan di perbatasan kabupaten. Mereka berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul sebagai pelaksana posko. Warga yang datang diingatkan agar tidak masuk ke lokasi wisata dan diminta berputar balik.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
