Sosial
Tiga Anak Alami Kelainan Alat Kelamin, IKG Bakmi Jawa Gelar Sunatan Massal Susulan
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi yang dilakukan oleh kelompok perantau asal Gunungkidul, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Bakmi Jawa bisa dibilang sangat mulia. Di saat sebagian masyarakat lainnya disibukkan untuk persiapan acara menyambut tahun baru, IKG Bakmi Jawa justru memilih untuk menggenjot kegiatan bakti sosial di seluruh Gunungkidul. Hari-hari terakhir menjelang pergantian tahun untuk kelompok ini pun masih dihiasi acara bakti sosial.
Seperti pada Jumat (29/12/2017) sore kemarin, IKG Bakmi Jawa kembali menggelar sunatan massal. Kegiatan kali ini merupakan lanjutan dari acara serupa yang dihelat sebelumnya di mana kala itu pihak IKG Bakmi Jawa menyunatkan sekitar 150 anak secara gratis.
Salah seorang tokoh IKG Bakmi Jawa, Benyamin Sudarmaji mengatakan, bahwa kegiatan kali ini sebenarnya sama sekali tidak direncanakan. Pada acara sunatan massal sebelumnya, ada 3 anak yang tidak bisa disunat lantaran memiliki kelainan pada alat kelaminnya. Pihaknya pun akhirnya berkonsultasi dengan dokter rumah sakit Panti Rahayu Kelor hingga kemudian dijadwalkan pemeriksaan terhadap para anak yang memiliki kelainan tersebut.
"Sebenarnya ada 3 orang yang tidak bisa disunat, tapi ini tadi yang hadir 2 orang," papar Benyamin, Jumat malam.
Dalam pemeriksaan kemarin sendiri, untuk sunatan kedua anak peserta sunatan massal IKG Bakmi Jawa kembali harus dilakukan penundaan. Dokter menyarankan agar kelainan alat kelamin kedua anak bisa disembuhkan terlebih dahulu baru kemudian bisa dilakukan penyunatan.

"Ndak masalah, berapapun biayanya saya tanggung. Saya tidak mau mengecewakan anak-anak tersebut. Apapun yang terjadi mereka harus disunat meski harus disembuhkan dahulu," tandas dia.
Ia memaparkan bahwa IKG Bakmi Jawa ke depan memang akan difokuskan pada kegiatan sosial. Ia siap mendukung komunitas lain yang hendak melakukan aksi sosial. Seperti pada Kamis (28/12/2017) pihaknya memberikan dukungan kepada kegiatan bakti sosial yang dihelat oleh UKM Korps Dakwah Islamiyah STAIYO Wonosari di Balai Padukuhan Kebowan Kidul, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong.
"Selain kegiatan resmi dari kami. Dukungan kepada komunitas-komunitas juga nggak masalah. Justru kita mendorong kelompok-kelompok lain untuk bisa terjun langsung ke masyarakat guna mewujudkan Gunungkidul yang guyub rukun," tutup dia.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial7 hari yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
