Connect with us

Pemerintahan

Rencana Penebangan Beringin Kembar Alun-alun, GCW: Jangan Sampai Kualat, 2024 Keok

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik kontroversi berkaitan dengan rencana penataan Alun-alun Wonosari di mana rencananya akan ada penebangan Beringin Kembar terus mengemuka. Setelah penolakan dari unsur pimpinan DPRD Gunungkidul, rencana ini juga ditolak oleh kalangan LSM Gunungkidul. Rencana penebangan ini dianggap selain merusak tatanan keasrian juga terkesan hanya buang-buang anggaran.

Koordinator Gunungkidul Corruption Watch, Dadang Iskandar menuturkan, ada beberapa hal yang membuatnya menolak rencana penebangan Beringin Kembar serta pepohonan di Alun-alun Wonosari. Menurutnya, pepohonan yang ada kawasan Alun-alun Wonosari sudah sangat asri dan estetik. Termasuk juga adanya Beringin Kembar di tengah Alun-alun sendiri juga menjadi ciri khas untuk alun-alun di DIY.

“Saya tidak habis pikir dengan rencana seperti ini, mbok ya kalau mau sekedar mengeluarkan anggaran, ndak usah sampai merubah dan merusak yang sudah baik,” kesal Dadang Iskandar, Jumat (03/06/2022).

Dadang menyebut, langkah-langkah perubahan yang dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta disebutnya semakin lama justru semakin kontraproduktif. Dan yang sangat disayangkannya, kebijakan yang ada terkesan tidak pernah mendengarkan suara warga masyarakat. Seperti misalnya pasca penolakan rencana pembangunan Tugu Tobong Gamping Siyono yang ramai ditolak warga, rencana tersebut menurut kabar yang ia dengar tetap dilanjutkan.

Berita Lainnya  Kabar Pemutihan SIM Telat Viral, Polisi Tegaskan Ini Hoax

Dadang berharap untuk rencana penebangan Beringin Kembar maupun pohon-pohon di seputaran Alun-alun Wonosari ini bisa dipertimbangkan secara matang sebelum benar-benar dieksekusi. Berbeda dengan konsep perubahan bangunan seperti dalam rencana Tugu Tobong di Siyono, untuk penataan sampai dengan cara penebangan pepohonan ini tentunya tidak akan bisa dikembalikan seperti semula.

“Entah ide ini usulan siapa, saya sebagai masyarakat memohon sekali agar tidak dieksekusi. Silahkan habiskan anggaran untuk hal lain saja, tapi jangan sampai menebang Beringin Kembar ini. Butuh waktu lama supaya bisa sebesar ini,” papar dia.

Dengan cara pandang lain, ia bahkan memperingatkan Bupati agar tidak menyepelekan hal-hal mistis yang mungkin dikandung oleh resan-resan di Gunungkidul. Selama ini, memang banyak masyarakat Gunungkidul yang mempercayai kekuatan mistis pohon-pohon besar.

Berita Lainnya  Keluarga Yang Numpang Tinggal di Rumah Orang Tua Akan Dapat Bantuan Pemerintah, Segini Nilainya

“Jangan sampai kualat, 2024 keok saat pemilihan kepala daerah. Ndak bisa lanjut periode kedua,” lanjutnya.

Dengan kondisi yang ada saat ini, sebenarnya untuk penataan Alun-alun Wonosari masih belum mendesak. Alun-alun Wonosari saat ini masih dalam kondisi bagus dan lengkap. Apalagi, baru 2 tahun yang lalu Pemkab Gunungkidul menghabiskan anggaran hingga lebih dari 2 miliar untuk membangun area jogging track di seputaran Alun-alun.

“Anggaran kita itu sudah sedikit, jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak perlu. Apalagi saat ini masih dalam situasi pandemi,” pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata14 jam yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Berita Terpopuler