Sosial
Tingginya Angka Kesembuhan Corona di Gunungkidul, Tinggal 9 Orang Yang Jalani Perawatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Angka kesembuhan pasien terkonfirmasi covid 19 di Kabupaten Gunungkidul hingga saat ini tergolong sangat tinggi. Dari 50 kasus pasien terkonfirmasi corona, ada 40 pasien yang telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 9 orang masih dalam perawatan sementara satu lainnya meninggal dunia. Kendati demikian, saat ini pemerintah masih terus melakukan sejumlah upaya untuk membendung penyebaran covid 19, terlebih menjelang diterapkannya new normal.
Data yang ada sejak temuan kasus pertama sampai dengan sekarang ini, tercatat total ada 50 kasus positif corona. Para pasien positif ini sendiri mendapatkan perawatan di RSUD Wonosari. Seiring berjalannya waktu, satu per satu dari pasien tersebut kemudian dinyatakan sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, angka kesembuhan pasien positif Covid19 di Gunungkidul memang cukup tinggi, yakni mencapai angka 80%. Meski begitu, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya. Di mana masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan berkaitan dengan pencegahan dan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid19.
“Kita tidak boleh terlena, social distancing, cuci tangan ataupun penggunaan masker harus tetap dilaksanakan dan dipatuhi,” terang Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 itu, Jumat (19/06/2020).
Saat ini, masih ada 9 pasien positif corona yang dirawat di rumah sakit. Jumlah ini tentunya dapat berubah sewaktu-waktu baik pasien dinyatakan sembuh ataupun adanya tambahan pasien positif. Menurut Dewi, kasus positif corona di Gunungkidul masih tergolong fluktuatif, di mana kadang masih ada penambahan dan terkadang sama sekali tidak ada penambahan.

“Angka di Gunungkidul tergolong fluktuatif, tapi masyarakat tidak boleh terlena,” tambahnya.
Pemeritah melalui tenaga medis sekarang masih terus melakukan rapid test di sejumlah titik yang sekiranya memang diperlukan rapid test. Sampai dengan hari ini tercatat sudah ada 5.124 orang yang menjalani rapid tes massal dari pemerintah. Rapid test sendiri dilaksanakan di pasar, puskesmas, maupun hasil tracing dari orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien positif corona.
Lebih lanjut ia beberkan, dari pasien-pasien yang dinyatakan positif corona di Gunungkidul ini, terdapat 3 kluster besar. Tiga kluster tersebut yakni, dari Jamah Tabligh yang sudah selesai penyebarannya, kemudian klaster Indogrosir yang juga sudah selesai dan satu yang masih terus dilakukan tracing kluster pedagang ikan.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
