fbpx
Connect with us

Sosial

1 Warga Semin Positif Anthraks, Dinas Periksa 2 Warga Semanu dan Saptosari

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Gunungkidul telah melakukan pengecekan terhadap satu orang warga Semin yang mengalami gejala anthraks. Dari hasil laboratorium yang telah keluar, dipastikan bahwa warga tersebut positif terpapar anthraks. Saat ini, dua orang warga Semanu dan Saptosari juga dilakukan pengecekan lantaran dicurigai terpapar penyakit ini.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mendapat informasi adanya 1 orang yang diduga mengidap anthraks. Warga tersebut mengalami gejala luka di tubuhnya. Petugas lantas memberikan perawatan serta kemudian juga mengecek sample darah yang bersangkutan.

“Pasien dari Semin itu positif. Penyebabnya dia melakukan kontak langsung dengan sapi sakit,” ujar Dewi, Senin (27/01/2020).

Dewi menambahkan, dengan adanya 1 pasien baru positif antraks tersebut menjadikan hingga saat ini, sudah ada 28 warga yang positif anthraks. Disinggung mengenai kondisi 27 orang yang positif antraks itu, Dewi menyebut bahwa kondisi kesehatan mereka kini telah membaik.

“Kondisinya (27) orang sudah baik karena sudah diobati,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap satu orang warga Semanu dan satu orang warga Saptosari lantaran mengalami gejala menyerupai anthraks. Namun begitu, dirinya belum bisa mengatakan lebih jauh terkait dengan kondisi kedua orang tersebut.

“Besok kepastiannya, biar saya dapat laporan lengkap dulu dari teman-teman yang ke lapangan,” ucap dia.

Terkait dengan meluasnya dugaan dua kasus anthraks hingga ke kecamatan Saptosari dan Semanu, Dewi mengatakan bahwa hal itu akibat mobilitas manusia. Untuk itu dirinya menghimbau agar masyarakat mengutamakan pola hidup sehat.

“Manusia kan mobile ya bisa ke sana ke mari. Yang jelas ada hewannya yang positif,” tutupnya.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler