fbpx
Connect with us

Pendidikan

Universitas Ahmad Dahlan Gelar Seminar “Harmonisasi Sastra, Budaya dan Komhnikasi” Prodi Bahasa dan Sastra Arab dengan FSBK UAD sebagai Sinergi Kesusastraan dan Budaya 

Diterbitkan

pada

BDG

Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Cultural Days yang bertempat di Hall UAD Kampus 4. Acara tersebut berlangsung selama dua hari, dari tanggal 5- 6 Juni 2024 di kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dengan mengangkat tema Harmonisasi Sastra, Budaya, dan Komunikasi.

 

Adapun fashion show menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda tersebut, menampilkan karya-karya dari beragam desainer lokal yang berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa. Fashion show menampilkan para dosen FSBK dan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UAD, serta dukungan dari Lembaga Seni Budaya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LSB PWM) DIY.

Dalam sambutannya, Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A., selaku Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum FSBK UAD, menyampaikan peragaan busana ini bertujuan utama merayakan dan melestarikan kebudayaan, serta menginspirasi kreativitas di kalangan mahasiswa di semua prodi UAD.

“Penampilan ini bukan sekadar peragaan busana, namun juga memberikan ruang bagi talenta-talenta muda untuk menampilkan karya mereka dan memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah yang lebih luas. Seiring dengan itu, acara ini juga memberikan pemahaman lebih jauh tentang perkembangan dunia mode serta peluang-peluang kreatif yang dapat dijelajahi ke depannya,”ujar Ajar.

Berita Lainnya  Puluhan Siswa SMP Putus Sekolah Selama Pandemi, Dari Menikah Hingga Pilih Bekerja

Di lain acara, berlokasi di Amphitarium , Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi menggelar acara seminar bertemakan “Harmonisasi Sastra, Budaya, dan Komunikasi” pada Rabu, 5 Juni 2024.

Dibuka oleh Wajiran, S.S, M.A., Ph.D. selaku Dekan FSBK, beliau menyatakan bahwa acara ini menjadi salah satu narasi untuk mengintegrasi antara Sastra, Budaya, dan Komunikasi yang menciptakan suatu keharmonisan. Dalam mengaitkan ketiga elemen, sastra dapat menjadi suatu jembatan budaya yang kemudian diperkuat oleh komunikasi.

Seminar menampilkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Suminto A. Sayuti selaku guru besar Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus penyair, dan Abidah El Khalieqy yang penulis novel “Perempuan Berkalung Sorban”.

Dalam refleksinya, Abidah menyinggung tentang efek yang ditimbulkan oleh sastra dalam melestarikan budaya, yang kemudian komunikasi menjadi media penting untuk menyalurkan keharmonisan antara duaunsur tersebut.

“Pada umumnya, kita semua meyakini bahwa karya sastra mampu menunjukkan fungsi khasnya sebagai refleksi kehidupan sosial budaya, dan sekaligus mencerminkan hubungan timbal balik antara kehidupan kultural pengarang dan kenyataan sosial yang selalu ada proses komunikasi sehingga keberadaan karya sastra tidak mungkin dapat dipahami jika dipisahkan dengan lingkup kebudayaan dan komunikasi,” paparnya.

Berita Lainnya  Dapat Beasiswa dan Fasilitas Antar Jemput, Pasha Akhirnya Bisa Lanjutkan Sekolah

Prof. Dr. Suminto memaparkan mqteri bertemakan “Puisi dan Kita”. Ia mengemukakan bahwa inspirasi tidak bisa datang dengan sendirinya, maka harus ada usaha untuk menjemputnya agar tercipta insipirasi dalam menulis karya sastra.

“Karya sastra dapat tercipta dari pengalaman seorang penulis, baik secara intelektual, emosional, dan imajinatif. Puisi, baik lisan maupun tertulis, akan menunjukkan dirinya sebagai penggerak dan penyangga budaya dan komunikasi,”ujarnya.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler