Pemerintahan
Upgrade Server, Pelayanan Pencetakan Dokumen Kependudukan Tersendat
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saat ini tengah melakukan upgrade server secara nasional. Efeknya, pelayanan pencetakan berkas kependudukan sejak awal September lalu harus tersendat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, saat ini pihaknya tengah meningkatkan pelayanan tanda tangan elektronik pada sejumlah dokumen kependudukan. Sebelumnya dokumen kependudukan yang sudah memakai tanda tangan elektronik hanya pada akta kelahiran dan kartu keluarga. Dengan adanya peningkatan ini, saat ini, pelayanan tanda tangan elektronik akan mencakup akta kematian.
“Sistemnya memang terupgrade secara nasional, dari akta kelahiran, Kartu Keluarga dan akta kematian. Tiga program tanda tangan elektronik ini sudah dimulai sejak awal September lalu,” kata Markus kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (09/09/2019).
Ia mengakui, memang ada dampak keterlambatan pencetakan yang harus dialami oleh masyarakat lantaran tahapan ini. Sebelumnya, dalam pencetakan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Akte Kelahiran maupun kematian hanya dibutuhkan waktu tiga hari meskipun dengan secara SOP baru dapat tercetak tujuh hari. Untuk itu, ia meminta masyarakat yang mengurus pencetakan dokumen kependudukan yang sejak awal September belum tercetak untuk mengambil dokumennya pada hari Rabu (11/09/2019) mendatang.
“Karena server kami ini berisi data seluruh warga Kabupaten Gunungkidul, jadinya memang memakan waktu cukup lama untuk upgrade,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul, Arisandy Purba menambahkan, upgrade server ini dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan kapasitas pelayanan. Sebelumnya, ia mengakui maintenance server Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul sering terjadi lantaran kapasitasnya mengalami overload.
“Untuk itu selain program tanda tangan elektronik, upgrade server juga dalam rangka peningkatan kapasitas,” ucapnya.
Menurutnya program ini secara nasional yang digawangi oleh Kementerian Dalam Negeri. Dengan adanya upgrade server ini, diharapkan pelayanan Disdukcapil semakin cepat.
“Sehingga tidak ada lagi server error, untuk itu masyarakat kami harap memakluminya,” pungkasnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
