fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Vaksin Miningitis Jadi Syarat Baru Berangkat Haji

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Sejumlah persiapan untuk pemberangkatan calon jamaah haji mulai dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul. Salah satu yang dilakukan adalah dengan memberikan vaksin miningitis terhadap calon jamaah haji yang rencananya akan diberangkatkan pada awal Juni 2023 mendatang.

Kanwil Kemenag Gunungkidul, Sya’ban Nuroni mengatakan sejumlah persiapan mulai dari manasik haji dan beberapa hal lainnya telah dilakukan oleh Kemenag. Belum lama ini pemberian vaksin miningitis juga telah dilakukan.

Ada 399 calon jamaah haji yang mengikuti vaksinasi miningitis. Menurutnya vaksin ini merupakan syarat wajib bagi calon jamaah haji sebelum diberangkatkan.

“Pemberian vaksin telah dilakukan. Tentunya para calon jamaah haji ini tetap dipantau bagaimana reaksi tubuh mereka setelah mendapatkan vaksin,” papar Sya’ban Nuroni.

Selain itu, cek kesehatan juga dilakukan untuk memastikan bagaimana kondisi tubuh para calon jamaah haji ini. Bila ada penyakit bawaan seperti jantung, darah tinggi ataupun lainnya tentu saat berangkat hingga kembali ke tanah air akan dilakukan pemantauan dan pendampingan.

Berita Lainnya  Himpun Puluhan Miliar, Baru 2 Kapanewon Lunasi PBB

Sebagai bentu persiapan juga dilakukan manasik haji. Kegiatan manasik bertujuan agar calon jamaah mengetahui tata cara ibadah serta siap secara fisik.

“Manasik haji sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu,” paparnya.

Rencananya ratusan calon jamaah haji ini akan diberangkatkan pada 7 Juni 2023 mendatang. Dengan persiapan yang dilakukan sejak jauh-jauh hari, diharapkan ibadah yang dilakukan di tanah suci dapat berjalan lancar hingga kepulangan mereka nantinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, Dinas Kesehatan berkomitmen untuk membantu persiapan pelaksanaan ibadah haji. Salah satunya membantu dalam proses pemberian vaksinasi miningitis dan cek kesehatan setiap jemaahcalon jamaah haji.

“Ada kerjasama atau koordinasi dengan kami baik cek kesehatan maupun pemberian vaksin,” ujar Dewi Irawaty.

Berita Lainnya  Diduga Limbah Pabrik, Dinas Ambil Sampel Air yang Cemari Kali Pancuran

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler