Sosial
Viral di Medsos, Para Siswa SD Al Azhar 59 Wonosari Rayakan Kelulusan Dengan Main Golf
Playen, (pidjar.com)–Perayaan kelulusan siswa kelas VI SD Islam Al Azhar 59 Wonosari menjadi perbincangan warganet setelah sebuah unggahan di Instagram @halojogjakarta viral. Dalam unggahan bertajuk “Bukan Study Tour! SD Al Azhar 59 Wonosari Rayakan Kelulusan dengan Main Golf”, para siswa tampak merayakan kelulusan dengan mencoba olahraga golf di AYWS Driving Range, kawasan Asram Edupark.
Aktivitas yang tidak lazim untuk ukuran siswa sekolah dasar itu memantik beragam komentar publik. Di tengah tradisi perayaan kelulusan yang kerap diwarnai konvoi kendaraan atau corat-coret seragam, para siswa justru terlihat memegang stik golf dan belajar mengayunkan bola di lapangan latihan.
Namun, di balik viralnya kegiatan bermain golf tersebut, ternyata ada rangkaian acara yang lebih panjang dan sarat nilai pendidikan karakter.
Kepala SD Islam Al Azhar 59 Wonosari, Danar Kusuma, mengatakan unggahan yang beredar di media sosial hanya menampilkan sebagian dari keseluruhan kegiatan kelulusan yang digelar sekolah.
“Postingan itu sebenarnya belum lengkap. Sebelum bermain golf, anak-anak terlebih dahulu melaksanakan kegiatan berbagi dengan anak yatim. Setelah itu baru pengumuman kelulusan, kemudian baru bermain golf,” kata Danar saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, sekolah sengaja merancang perayaan kelulusan yang tidak hanya berisi kegiatan rekreatif, tetapi juga mengandung nilai syukur, kepedulian sosial, dan pembentukan karakter siswa.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa (2/6/2026) dengan kunjungan ke Pondok Yatim Al-Hafidh. Sebelum menerima pengumuman kelulusan, para siswa diajak berbagi kebahagiaan dengan menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim.
Tak sekadar memberikan bantuan, para siswa juga berinteraksi langsung dengan penghuni pondok. Mereka berbincang, bermain, dan menghabiskan waktu bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk memaknai rasa syukur atas pencapaian yang diraih selama menempuh pendidikan dasar. Sekolah berharap pengalaman itu dapat menumbuhkan empati dan kepekaan sosial sejak dini.
Usai kegiatan sosial, para siswa menuju Asram Edupark untuk mengikuti acara pengumuman kelulusan. Suasana yang semula penuh keceriaan perlahan berubah menjadi tegang saat mereka menunggu hasil akhir perjalanan pendidikan selama enam tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Danar mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Kelulusan bukan hanya tentang nilai yang tertulis di ijazah, tetapi juga tentang proses yang telah dilalui anak-anak selama enam tahun. Mereka telah belajar, berjuang, bertumbuh, dan menempa karakter untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Momen pengumuman kelulusan berlangsung haru. Setelah hasil disampaikan, wajah-wajah tegang berubah menjadi senyum bahagia. Sejumlah siswa tampak saling berpelukan dan mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dasar.
Setelah pengumuman kelulusan, para siswa mengikuti sesi pengenalan olahraga golf di Driving Range Asram Edupark. Di bawah pendampingan instruktur, mereka belajar mengenal teknik dasar permainan golf, mulai dari cara memegang stik hingga melakukan ayunan atau *swing*.
Tawa dan sorak-sorai mewarnai kegiatan tersebut. Sebagian siswa mengaku baru pertama kali mencoba olahraga golf sehingga pengalaman itu menjadi momen yang berkesan.
Danar menuturkan, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya sekolah memperkenalkan gaya hidup sehat dan aktivitas positif kepada siswa.
“Pertama, kami ingin membiasakan anak untuk mencintai dunia olahraga dan menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif. Kedua, kami juga memanfaatkan fasilitas yang dimiliki yayasan,” jelasnya.
Menurut dia, golf mengajarkan sejumlah nilai penting seperti fokus, konsentrasi, kesabaran, ketekunan, hingga sportivitas yang relevan dengan proses pembentukan karakter anak.
Melalui konsep tersebut, SD Islam Al Azhar 59 Wonosari mencoba menghadirkan perayaan kelulusan yang berbeda dari kebiasaan pada umumnya. Kegiatan dirancang tidak hanya sebagai bentuk syukur atas kelulusan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran melalui aksi sosial dan olahraga.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
