fbpx
Connect with us

Budaya

Kucurkan Danais 60 Juta, Disbud Latih Perwakilan 45 Desa Nulis Naskah Teater

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari, (pidjar.com)–Perwakilan dari 45 desa di Kabupaten Gunungkidul tengah dilatih Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul untuk menulis naskah teater. Adapun kegiatan tersebut bersumber dari dana keistimewaan dengan anggaran sebesar Rp. 60 juta. Adapun 45 desa tersebut antara lain, Desa Wiladeg, Bejiharjo, Girisekar, Girimulyo, Semanu, Katongan, Giring, Tambakromo, Semin, Giripurwo, Ngalang, Putat, Kemadang, Beji, Kepek Saptosari, Mulo, Duwet, Karangrejek, Wonosari, Kepek Wonosari, Piyaman, Gari, Wunung, Baleharjo, Selang, Banaran, Logandeng, Ngleri, Playen dan Getas.

Kepala Bidang Sejarah, Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan, adapun perwakilan dari 45 tersebut merupakan para pendamping desa budaya, rintisan budaya desa, desa budaya, dan beberapa kantong desa budaya.

Berita Lainnya  Kreatif, Siswa Baru di Sekolah Ini Wajib Pakai Seragam Batik Karya Sendiri

“Pelatihan penulisan teater terbagi dalam empat kelompok. Setiap kelompok mendapat pendanaan senilai Rp15 juta,” kata Sigit kepada pidjar.com, Sabtu (14/09/2019).

Nantinya perwakilan dari desa tersebut akan diberi materi mengenai penulisan naskah teater. Kegiatan sendiri sudah dimulai sejak akhir Agustus lalu sampai pertengah September tahun ini. Pelatihan dilaksanakan di rumah makan numani dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.

“Tujuan diadakannya pelatihan naskah teater serta penataan pentas agar lebih menarik,” kata Sigit.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Heri Nugroho mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Gunungkidul dalam mematik bakat menulis. Menurut Heri saat ini Kabupaten Gunungkidul masih miskin naskah.

“Sehingga harapannya ketika banyak naskah maka bisa menjadi bahan untuk dipentaskan,” ujarnya. 

Lebih lanjut Heri mengatakan pemerintah harus berinovatif dalam mengakses dana keistimewaan. Misalnya memperhatikan kebudayaan secara mendetail dengan akses danais.

Berita Lainnya  Event Megah Baron Art Festival, Upaya Untuk Mewujudkan Gunungkidul Sebagai Tujuan Wisata Yang Terkemuka dan Berbudaya

“Budaya tidak hanya kesenian melainkan adat, tradisi, bahasa, budaya ngajeni, unggah ungguh, sopan santun, gotong royong ini juga penting,” pungkasnya.

 

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler