fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Resmi Dilantik, Anggota BPD Diharapkan Maksimalkan Fungsi Pengawasan Program Desa

Diterbitkan

pada tanggal

Paliyan,(pidjar.com)–Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di tiap desa diharapakan mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal. Sehingga program yang dijalankan oleh desa dapat tepat sasaran dan jauh dari penyimpangan.

Kasi Bina Administrasi Perangkat Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kriswantoro mengatakan, BPD memiliki bebrapa fungsi dalam jalannya pemerintahan desa. Selama ini, menurutnya masih banyak anggota BPD yang belum sepenuhnya paham akan ketugasan dan fungsinya.

“Kita mengingatkan lagi, karena ada aturan yang sudah berlaku sejak beberapa waktu terakhir, salah satunya adalah fungsi pengawasan,” kata Kriswantoro ketika menghadiri pelantikan BPD Desa se Kecamatan Paliyan di aula Kecamatan Paliyan, Rabu (25/09/2019).

Ia menjelaskan pengawasan yang dimaksud adalah memastikan terselenggaranya musyawarah desa (Musdes) dan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrebangdes) di setiap desa. Adapun yang dimaksud yakni tahapan-tahapan penjaringan aspirasi dipastikan telah dilaksanakan.

Berita Lainnya  Gantikan Posisi Lowong Ditinggal Pejabat Yang Ditarik ke Kecamatan dan Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, Dua Perangkat Desa Karangasem Anyar Resmi Dilantik

“Saya kira kalau penjaringan aspirasi sudah sejak dulu. Jadi fungsi BPD nanti mengawasi apakah sudah berjalan demikian atau belum sehingga nantinya dalam pembuatan perdes atau rencana-rencana pembangunan bukan hanya kesepakatan kepala desa dengan ketua BPD saja,” kata dia.

Selain itu, menurutnya juga penting adanya pengawasan pelaksaan program di level desa. Terutama yang mencolok adalah pembangunan infrastruktur fisik di setiap desa.

“Tapi ada batasannya, nanti jika ada temuan yang janggal bisa diselesaikan dengan Kepala Desa dulu, minta penjelasan klarifikasi. Tetapi jika itu gagal baru laproan ke kami (DP3AKBPMD) kita mintai konfirmasi dan juga bisa kita komunikasikan dengan inspektorat untuk dilakukan audit,” terang dia.

Sehingga nantinya apa yang dikerjakan oleh pemerintah desa merupakan kegiatan yang tepat sasara dan sesuai dengan perencanaan. Dirinya berharap, BPD yang telah dilantik mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Jangan sampai ada proyek-proyek fiktif. Tapi saya kira sejauh ini sudah tidak ada proyek fiktif di desa-desa,” kata dia.

Untuk pengurus BPD yang dilantik tahun ini menurutnya ada sedikit perbedaan. Yakni dalam hal pembagian wilayah, setiap anggota BPD yang dilantik memiliki wilayah ketugasan untuk menyampaikan aspirasi di wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Hasil Buah-buahan di Kabupaten Gunungkidul Meningkat, Dinas Tingkatkan Produksi Melon Petani

“Jadi per orang (anggota BPD) mempunyai ketugasan di wilayah sendiri-sendiri di setiap desa. Dibagi menjadi wilayah I, II dan seterusnya. Nanti bisa dibuka lagi wilayah I itu mana saja dan seterusnya,” ungkap dia.

Sementara itu, Camat Paliyan, Yulihadi Handoyo mengatakan pihaknya mengambil sumpah janji pelantikan terhadap 63 anggota BPD baru dari 7 desa yang ada di Kecamatan Paliyan. Dirinya berharap usai pelantikan tersebut BPD terlantik dapat segera bekerja secara maksimal.

“Kami ucapkan selamat bekerja kepada anggota BPD terlantik hari ini. Semoga nantinya dapat bekerja secara maksimal dan sesuai aturan yang ada,” pungkas dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler