fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Tips Mencuci Pakaian Bayi

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Sebenarnya mencuci pakaian bayi bayi tidak rumit, tapi tentunya berbeda dan harus dipisah dari pakaian orang dewasa, karena kulit bayi sangat sensitif. Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan saat mencuci pakaian bayi. Demi cegah kulit bayi iritasi, ini cara aman mencuci pakaian  bayi baru lahir.

Pisahkan Pakaian

Yang dipisahkan pencuciannya bukan hanya pakaian  bayi, tapi juga perlengkapan yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi, seperti seprai, selimut, kain untuk menggendong, sarung bantal, dan popok kainnya. Selama enam bulan usia pertama bayi, pakaian harus dicuci terpisah untuk mencegah kontaminasi kotoran dari pakaian anggota rumah lainnya.

Cuci Dengan Tangan

Pakaian  bayi biasanya terbuat dari bahan kain yang sangat halus, sehingga berisiko cepat rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci–kecuali jika mesin cucimu merupakan mesin cuci yang dapat mencuci pakaian  bayi (biasanya ada tanda atau labelnya). Salah satu keuntungan mencuci pakaian  bayi dengan tangan adalah kamu lebih fokus mencuci bagian pakaian  bayi yang kotor, sehingga dapat memastikan jika pakaian   tersebut sudah betul-betul bersih.

Berita Lainnya  Resep Membuat French Toast Ala Bangsawan

Rendam Dengan Air Hangat

Kuman akan mati jika dicuci menggunakan air dengan temperatur 30-40 derajat Celcius, yaitu air yang hangat. Gunanya untuk melepaskan kotoran dari pakaian  bayi dan menjaga tekstur atau serat kain pakaian  bayi tetap tahan lama. Pakaian  bayi juga perlu direndam agar seluruh kotorannya lepas dan kamu dapat mencucinya dengan mudah. Rendam dengan sabun khusus pakaian bayi selama 30 menit agar noda susu, bekas urine, dan kotorannya pudar.

Memakai Deterjen Khusus

Pilih detergen cair yang bertekstur lembut dan aman digunakan untuk pakaian bayi. Jika ingin menggunakan pelembut, gunakan yang bersifat hypoallergenic atau memang khusus untuk bayi. Mencuci dengan mesin maupun dengan tangan membutuhkan bilasan beberapa kali hingga permukaan kain bersih dari busa.

Pakaian  Bayi Tidak Perlu Disetrika

Mayoritas pakaian  bayi tidak perlu disetrika karena sudah memiliki bahan yang lembut. Jika kamu sudah mencucinya dengan benar, biasanya tekstur pakaian  bayi tidak berubah jadi kasar. Bila ada bagian yang kaku atau kasar, berarti kamu tidak membilasnya hingga sisa detergen lenyap. Tahu, kan, sisa detergen yang menempel di kain berisiko membuat kulitnya iritasi. Selain itu, jika ingin menyetrika pakaian  bayi, pilih temperatur yang tidak terlalu tinggi agar tidak merusak serat pakaian.

Berita Lainnya  Lima Alasan Mengapa Orang Menjalani Pola Makan Vegan

Bersihkan Noda

Jika pakaian nya bernoda, buang kotorannya dahulu sebelum dicuci. Caranya, lepaskan kotoran dan permukaan pakaian  lalu bilas bagian yang terkena noda di bawah air mengalir. Bila masih meninggalkan sisa noda, rendam pakaian  dengan air yang sudah dicampur detergen khusus pakaian bayi. Kamu juga bisa merendam pakaian  bayi dengan air perasan lemon dan cuka anggur putih yang merupakan disinfektan alami. Biarkan pakaian  direndam selama 30 menit, setelah itu kamu bisa mencucinya dengan tangan atau mesin cuci

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler