Pemerintahan
3 Juta Wisatawan Kunjungi Gunungkidul, Perputaran Uang Belum Maksimal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Momentum booming pariwisata Gunungkidul terus berlanjut. Sepanjang tahun 2017 yang baru saja berlalu, sebanyak 3 juta wisatawan datang ke sejumlah obyek wisata di Gunungkidul. Lagi-lagi, obyek wisata kawasan pantai masih menjadi primadona utama dan meraup sebagian besar kunjungan wisatawan.
Meski dengan capaian 3 juta wisatawan tersebut menjadi prestasi dan mencapai target yang telah ditetapkan, namun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini masih belum merasa puas. Tingkat kunjungan wisatawan yang tinggi tersebut tidak diikuti dengan perputaran uang yang maksimal. Persoalan length of stay wisatawan menjadi masalah yang masih belum terpecahkan. Hingga kini, lama kunjungan wisatawan di Gunungkidul masih sangat rendah dan terhitung tak pernah lebih dari sehari.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan meskipun capaian kunjungan lebih dari 3 juta wisatawan namun hal itu belum sepenuhnya dianggap menjadi parameter keberhasilan dalam industri pariwisata. Sebab sampai saat ini jumlah wisatawan yang tinggal lama di Gunungkidul masih sangat minim.
"Saat ini masih sangat sedikit wisatawan yang tinggal lama di Gunungkidul. Biasanya mereka tinggalnya di Jogja. Belum menjadikan Gunungkidul sebagai tujuan utama," ujar Harry Sukmono, Sabtu (06/01/2018) petang.
Ditambahkan Harry, salah satu yang sangat kurang adalah fasilitas hotel atau penginapan yang memadai. Di Gunungkidul sendiri, masih sangat jarang hotel yang representatif dan menggugah minat wisatawan untuk tinggal lebih lama. Sehingga banyak wisatawan yang memilih untuk tinggal di wilayah Jogja atau Sleman di mana cukup banyak hotel yang bagus dan didukung fasilitas yang representatif.

“Padahal semakin lama kunjungan, maka akan semakin banyak uang yang dikeluarkan wisatawan di Gunungkidul. Hal ini tentu akan mendorong roda perekonomian dan berimbas pada kesejahteraan masyarakat tak hanya di kawasan wisata namun juga di luar,” urainya.
Ke depan, Pemerintah Gunungkidul disebut Hary akan berusaha mengatasi permasalahan ini. Pihaknya berencana menyediakan atau memberi investasi di sektor akomodasi pariwisata.
"Beberapa waktu lalu kami sempat berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, kita bertukar pengalaman, dan sangat memungkinkan untuk diselenggarakan di Gunungkidul," pungkas dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa1 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
