Pemerintahan
Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor Siklon Cempaka, 80 KK Harus Direlokasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana banjir besar yang terjadi sebagai dampak siklon cempaka pada akhir November 2017 lalu berdampak cukup besar terhadap kerusakan infrastruktur. Berdasarkan data yang masuk ke Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, tercatat sedikitnya 150 rumah mengalami rusak berat, 94 rumah rusak sedang, sedangkan 158 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Dari jumlah tersebut, puluhan diantaranya diputuskan harus direlokasi lantaran menempati lahan yang rawan terjadi bencana susulan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sutaryono mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan di lapangan, dari ratusan rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut, ada 80 rumah yang penghuninya harus direlokasi. Rumah warga masyarakat tersebut dinilai berdiri di lahan yang rawan terjadi longsor susulan sehingga membahayakan nyawa penghuninya.
Adapun rumah-rumah yang harus direlokasi tersebut berada di 2 kecamatan yaitu di Nglipar dan Gedangsari. BPBD Gunungkidul telah mengusulkan kepada pemerintah terkait rencana relokasi tersebut. Sejumlah opsi mengenai lokasi relokasi sendiri masih terus digodog, termasuk penggunaan SUltan Ground, tanah kas desa ataupun tanah mandiri.
“Rekomendasi kita adalah segera dilakukan relokasi karena lahan rumah-rumah tersebut sangat berbahaya dan tidak lagi layak untuk ditempati,” terang Sutaryono, Senin (08/01/2018) siang.
Pada tahun 2018 ini, pihak BPBD Gunungkidul disebut Sutaryono masih disibukan untuk melakukan penanganan pasca bencana. Saat ini, pihaknya memberlakukan tahap rehabilitasi dan pada Maret 2018 mendatang akan dilanjutkan dengan tahap rekonstruksi.
Ia menambahkan , Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mengajukan anggaran sebesar 67 miliar kepada pemerintah pusat untuk mendanai pembangunan infrastruktur yang rusak akibat banjir dan tanah longsor. Di Gunungkidul sendiri, terjangan banjir dan tanah longsor tak hanya merusak rumah warga namun juga infrastruktur penunjang lainnya seperti jembatan dan yang lainnya.
“Untuk sebagian sudah ada yang dibangun dari anggran tak terduga dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” beber dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Eddy Praptono menyebut, banjir bandang yang disebabkan siklon Badai Cempaka merusak tiga jembatan gantung di aliran Sungai Oya. Tiga jembatan ini meliputi jembatan gantung Jeruklegi, Desa Katongan, Nglipar; Jembatan Gantung Jelok, Desa Beji, Patuk dan jembatan gantung Wonolagi di Desa Ngleri, Playen.
DPUPRKP sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat agar membantu dalam proses pemulihan. Hanya saja, lanjut Eddy, permohonan tersebut belum disetujui karena masih harus menunggu persetujuan dari kementrian.
"Untuk Jembatan Bonjing yang juga rusak sudah diperbaiki oleh Satker pemerintah pusat, sekarang sudah hampir jadi," ucapnya
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
