Pemerintahan
Puluhan Desa Selenggarakan Pilkades Serentak November Mendatang, Pemkab Mulai Sebar Tim
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Suhu politik di Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2019 hingga 2020 mendatang akan terus mengalami peningkatan. Selepas adanya pemilihan umum Pilpres dan Pileg di bulan April lalu, pemkab Gunungkidul pada bulan November mendatang akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa secara serentak. Belakangan ini segala persiapan telah dilakukan baik oleh masing-masing kandidat maupun persiapan dari pemerintah kabupaten sendiri.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Muhammad Farhan menjelaskan, pada bulan Juli ini pihaknya telah mulai melakukan sejumlah tahapan terkait momentum Pilkades serentak Gunungkidul 2019. Sesuai dengan regulasi yang ada, dijadwalkan pada bulan ini, Pemkab mulai menyebar tim untuk melakukan sosialisasi ke desa-desa yang akan menyelenggarakan pilkades serentak.
“Kita jadwalkan akhir bulan Juli ini semua berkas sudah siap dan tim kami terjunkan ke lapangan untuk memberikan sosialisasi,” terang M. Farhan, Minggu (07/07/2019).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, peratuaran penyelenggaraan sendiri Pemkab telah memiliki landasan yang kuat. Selain Peraturan Daerah, tim yang dibentuk oleh Bupati telah melakukan penyusunan Peraturan Bupati sebagai dasar pelaksanaan. Saat ini, draf yang dibuat telah diajukan ke Bidang Hukum untuk dikoreksi dan disahkan.
Menurutnya, tahapan pilkades sendiri akan dimulai dengan pembentukan panitia pilkades oleh Kepala Desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kemudian panitia diminta untuk membuat tata tertib penyelenggaraan di masing-masing desa. Kemudian dari situ dibarengi pula dengan penyusunan daftar pemilih, penjaringan bakal calon, kampanye, hingga proses pemilihan dan penetapan kades terpilih.

Di tahun ketiga penyelenggaraan Pilkades serentak di Gunungkidul ini, pemkab telah menyiapkan anggara sebesar 3,1 miliar. Anggaran ini rencananya akan dimanfaatkan untuk membiayai seluruh kegiatan selama Pilkades berlangsung. Dari 18 kecamatan yakni terdapat 17 kecamatan yang akan melangsungkan Pilkades serentak.
“Hanya kecamatan Panggang yang tidak menyelenggarakan pemilihan. Ada 56 desa yang melakukan Pilkades serentak pada tahun ini,” ujar dia.
Meski masih tersisa beberapa bulan, namun nampaknya aroma persaingan mulai terasa di sejumlah desa. Beberapa tokoh baik pemuda, tokoh lama dan beberapa golongan lain mulai bemunculan untuk bersaing dalam kedudukan sebagai Kepala Desa ini. Sejumlah tokoh mulai menampakkan keseriusan mereka dalam mengabdikan diri sebagai pemimpin rakyat ini.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
