fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Dinas Pariwisata Incar Pantai-pantai Yang Belum Terjamah Untuk Dikelola

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gununugkidul berencana mengelola secara khusus beberapa pantai yang belum terjamah dan terkelola dengan baik. Saat ini pihaknya juga berencana mengurus kekancingan terhadap status tanah Sultan Ground (SG) yang ada di kawasan selatan.

Kepala Dinpar Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, saat ini pihaknya tengah menginventarisir pantai-pantai yang berpeluang bisa dikelola oleh Pemkab Gunungkidul. Sehingga nantinya setelah didata, maka status tanah tersebut akan diurus untuk pemanfaatan lanjutan.

“Kita sendang menginventarisir pantai mana yang kemungkinan bisa dikelola. Titik mana saja yang bisa dimintakan kekancingan,” ujar Asti, Minggu (07/07/2019).

Asti menjelaskan, saat ini pihaknya juga melakukan komunikasi dengan BPN Gunungkidul untuk melihat peta keseluruhan tanah SG. Nantinya, dari gambar yang ada, pihaknya juga bisa mengetahui tanah mana saja yang telah dikelola dengan kekancingan dan tanah yang masih berstatus SG.

Berita Lainnya  Ironi Jalan Perbatasan di Kawasan Timur Yang Seperti Kali Asat, Ini Janji Pemerintah Kabupaten

“Kalau kita urus kemudian nanti akan kita kelola. Memang (mengurus kekancingan) seharusnya memalui Pemda. Selama ini Pemda membuat rekomendasi, bukan kewenangan,” ujarnya.

Disinggung mengenai lokasi mana saja yang tengah dibidik untuk dikelola, Asti belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Namun demikian, nantinya jika sudah ada kekancingan akan dapat membuka investor lebih tertarik untuk menanamkan modalnya di Gunungkidul.

“Selain menarik investor, atau mempermudah kita mengelola juga nantinya menghindari konflik-konflik seperti permasalahan tanah SG selama ini,” ucap dia.

Ia menjelaskan, potensi pariwisata di Gunungkidul setiap tahunnya berdampak pada kemajuan kesejahteraan masyarakat. Sehingga dirinya berharap dengan adanya pengelolaan yang baik, maka masyarakat khususnya di kawasan wisata bisa mendapat keuntungan lebih.

Berita Lainnya  Disiapkan Anggaran Setengah Miliar, THL Pemkab Gunungkidul Akan Segera Tercover BPJS Kesehatan

“Kalau tidak ada konflik di obyek wisata, wisatawan akan banyak berkunjung dan tentu saja menguntungkan pelaku wisata,” imbuh Asti.

Terkait polemik di kawasan obyek wisata, ia tak memungkiri hal itu masih kerap ditemukan. Ia berharap setiap masalah yang ada untuk dibicarakan dan dibahas bersama pemerintah. Sehingga nantinya solusi terbaik dapat dicapai dan tidak menimbulkan konflik.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler