Sosial
Kebutuhan Darah Tercukupi, Kesadaran Pendonor di Kabupaten Gunungkidul Meningkat
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Selasa, (17/09/2019) tepat Palang Merah Indonesia berusia 74 tahun. Kelahiran PMI sendiri memang diinisasi sebagai wadah membantu sesame dalam bidang kemanusiaan. Terutama yang berhubungan langsung dengan darah. Saat ini PMI menjadi satu-satunya yang memiliki pelayanan donor darah. Seperti yang diketahui, darah merupakan bahan dasar dengan tujuan kemanusiaan dan tidak untuk tujuan komersial. Peraturan Pemerintah N0. 7/ 2011 tentang Pelayanan Darah menyebutkan penyelenggaraan donor darah dan pengolahan darah dilakukan oleh Unit Donor Darah (UDD) yang diselenggarakan oleh organisasi sosial dengan tugas pokok dan fungsinya di bidang Kepalangmerahan atau dalam hal ini Palang Merah Indonesia (PMI).
Di Kabupaten Gunungkidul sendiri, PMI mengakui stok dan kebutuhan darah sudah seimbang. Bahkan kesadaran masyarakat untuk donor darah semakin tahun meningkat.
“Kami tak henti-hentinya menyosialisasikan melalui kelompok baik instansi pemerintah swasta maupun lembaga, kebutuhan kami rata-rata sebulan 600-650 kantong dan terpenuhi,” tutur Ketua PMI Kabupaten Gunungkidul, Iswandoyo kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (18/09/2019).
Lebih lanjut Iswandoyo mengatakan, tahun-tahun sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan darah harus bekerjasama dengan PMI Kota Yogyakarta. Namun demikian, baru tahun ini PMI Kabupaten Gunungkidul mampu mencukupinya.
“Banyak kegiatan donor darah saat acara instansi bahkan di lingkup desa, saat rasulan banyak desa yang mengundang kami untuk mengadakan donor darah,” imbuhnya.

Kebutuhan darah, menurut Iswandoyo setiap tahun akan terus meningkat. Untuk itu, pihaknya meminta konsistensi dari pendonor agar terus melakukan donor darah secara rutin.
“Manfaatnya sangat banyak, di samping mereka akan tau kondisi kesehatannya juga darah yang ada dalam tubuh akan selalu baru,” ujar dia.
Menurutnya, saat ini masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan donor darah. Karena jarum untuk mengambil darah pun didesain agar tidak menimbulkan rasa sakit.
“Jarum kami selama ini impor dari Jepang, jangan sampai pendonor merasa kesakitan,” beber Iswandoyo.
Para pendonor yang rutin nantinya akan mendapatkan penghargaan khusus. Contohnya, untuk yang mendonor 100 akan diberikan hadiah secara langsung oleh presiden.
“Biasanya diundi untuk umroh gratis bagi yang beragama musli\m,” kata dia.
Sebagai organisasi sosial, PMI Kabupaten Gunungkidul selama ini dalam hal anggaran mendapatkan bantuan dari bulan dana, kegiatan yang diperoleh misalnya biaya operasional ambulance, biaya P3K dan biaya pengganti pengelola darah dari rumah sakit yang bekerjasama dengan PMI.
“Karena alat-alat penunjang kami mahal, dalam satu tahun anggaran operasional kami sekitar 4 Miliar, tapi Alhamdulillah cukup,” pungkas Iswandoyo.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
