Hukum
Kasus Korupsi Anggota Dewan Tak Kunjung Tuntas, Keluarga Terpidana Tuntut Keadilan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski telah berlangsung sangat lama, kasus korupsi yang menjerat puluhan anggota DPRD Gunungkidul periode 1999-2004 masih terus berbuntut panjang. Sejumlah kerabat anggota DPRD Gunungkidul yang harus menjadi pesakitan akibat kasus tersebut terus menuntut keadilan. Mereka merasa ada yang janggal dalam penanganan kasus tersebut termasuk diantaranya kesan tebang pilih dalam penegakan hukum yang harus diterima oleh para anggota DPRD Gunungkidul tersebut.
Pada Jumat (09/05/2018) siang tadi, Agus Riyanto putra dari mantan anggota DPRD Gunungkidul yang terseret arus pusaran korupsi dana tunjangan anggota dewan, Irhas Imam Mochtar mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul. Pada kesempatan tersebut, Agus menyatakan masih terus menuntut keadilan terhadap ayahnya yang telah ditetapkan menjadi terpidana.
Ia menyatakan bahwa proses penanganan kasus tersebut sangat tidak adil bagi orang tuanya. Salah satu yang cukup mengganggunya hingga saat ini adalah belum semua anggota DPRD Gunungkidul yang terlibat dalam kasus korupsi itu diproses secara hukum. Hanya sebagian dari anggota DPRD Gunungkidul yang harus menjalani hukuman penjara serta membayar denda sementara yang lainnya seperti tak tersentuh hukum meski terpantau ikut menerima aliran dana.
Bahkan ayahnya yang sudah lanjut usia, diperlakukan menurutnya sangat tidak pantas ketika proses eksekusi. Para petugas yang mengekseksi ayahnya ia nilai sama sekali tak mengindahkan UU Lansia.
“Tapi yang terjadi ya sudah, yang jelas ayah saya sudah melaksanakan kewajibannya dengan masuk bui, membayar denda sebesar Rp50 juta serta mengembalikan kerugian negara sebesar Rp65juta. Ini saatnya kami menuntut hak atas keadilan dari para penegak hukum,” tandas dia, Jumat siang.

Agus ingin meminta penjelasan dari Kejari terkait tindak lanjut proses hukum anggota DPRD yang lainnya. Sebab hingga saat ini, dari total anggota dewan sebanyak 34, belum semuanya rampung diproses secara hukum meski kasus ini sudah sangat lama. Baru sebanyak 14 orang masuk bui, dua meninggal dunia, sedangkan 12 lainnya sudah selesai menjalani hukuman da nada yang masih dipenjara.
“Dan ini ada 22 anggota dewan hingga sekarang belum tersentuh,” tegasnya.
Berkaitan dengan pejabat yang terlibat langsung dalam kasus asuransi anggota DPRD Gunungkidul pada periode 1999-2004. Dia meminta kejari menindaklanjuti laporan adanya uang asuransi yang diputuskan dalam keputusan korupsi senilai Rp 64 juta.
“Padahal waktu itu anggota dewan belum menerima (uang asuransi),” bebernya.
Sebagai petugas penegak hukum, sudah seharusnya Kejari bisa bersikap adil terhadap semua warga negara yang mendapatkan hak yang sama di mata hukum. Inilah keadilan yang hendak ia cari.
“Kita meminta semua yang bersalah bisa dihukum,” tegas dia.
Terpisah, dari pihak Kejari Gunungkidul belum dapat dikonfirmasi. Namun sebelumnya, salah satu institusi penegak hukum tersebut mengaku telah berkoordinasi dengan Tipikor Jogjakarta berkaitan dengan sisa berkas yang hingga saat ini belum turun.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
