Connect with us

Pemerintahan

Anggaran Habis, BPBD Stop Sementara Program Dropping Air

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul sejak Selasa (19/10/2021) kemarin telah menghentikan program droping air ke masyarakat. Hal ini dikarenakan anggaran yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut sudah habis. Kendati demikian, dari tiap-tiap kapanewon yang turut mengelola anggaran droping air secara mandiri saat ini masih tetap melakukan droping air sebab anggaran masih mencukupi.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengayakan, dari anggaran Rp 700.000.000 yang diplotkan untuk droping air, saat ini sudah habis. Sebanyak 2.200 tangki air sudah disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.

Awal pekan ini menjadi hari terakhir pemerintah melakukan droping air sebelum kemudian dihentikan. Ia mengatakan untuk sekarang ini, pihaknya sembari melakukan pemantauan perkembangan cuaca. Hal itu dilakukan untuk mengambil langkah lanjutan apakah droping air akan tetap dilanjutkan atau tetap dihentikan.

Berita Lainnya  Dapat Bantuan Ratusan Juta Dari Pusat, Desa Sidoharjo Bangun Kios di Jalur Wisata

“Masih menunggu perkembangan kondisi di lapangan. Skema untuk bisa mengakses anggaran dari Belanja Tidak Terduga pasti ada, tapi kita pantau dulu perkembangannya,” kata Edy, Kamis (21/10/2021).

Edy mengungkapkan, jika nantinya droping air dilanjutkan dengan BTT, maka harus meningkatkan status kekeringan di Kabupaten Gunungkidul menjadi tanggap darurat sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain pemerintah yang melakukan droping air, ada pihak swasta yang juga memberikan bantuan.

Sementara itu, Panewu Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto mengatakan tahun ini pemerintah kapanewon menganggarkan Rp 54.000.000 untuk droping air. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan 273 tangki air bersih. Sampai dengan Oktober ini, realisasi droping air sudah 180 tangki ke sejumlah daerah terdampak kekeringan.

Berita Lainnya  Mesum di Sekolah, Dua Guru SD Dipecat

“Kegiatan droping air di kami masih mencukupi sampai bulan November mendatang,” jelas Rakhmadian.

Menurutnya, saat musim kemarau ada sekitar 20 hingga 30 persen Padukuhan di Kapanewon Tanjungsari yang mengalami kekeringan. Utamanya adalah padukuhan yang berada di perbukitan. Meski beberapa hari lalu hujan mulai turun, akan tetapi masih belum bisa mencukupi kebutuhan air masyarakat. Sehingga droping air tetap dilakukan.

“Belum bisa memenuhi bak warga,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Panewu Anom Girisubo, Arif Yahya mengatakan, untuk droping air dari kapanewon tetap dilakukan. Sebab meski sudah ada hujan, namun bak penampungan milik warga belum bisa terisi. Adapun tahun 2021 ini, Kapanewon Girisubo menganggarkan Rp 90.000.000 untuk droping air.

Berita Lainnya  Upaya Memerangi Penyakit Stunting Yang Diderita Ribuan Bayi Gunungkidul, Ibu Belia Jadi Penyumbang Terbanyak

“Anggaran tersebut untuk 400 air bersih, kemungkinan minggu ini sudah habis,” ucapnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler