fbpx
Connect with us

Sosial

Antisipasi Kerusuhan Pasca Pertandingan PSIM vs Persis Menjalar, Polres Gunungkidul Terjunkan Ratusan Personel

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Rusuh suporter pasca pertandingan sepakbola Liga 2, PSIM Yogyakarta vs Persis Solo yang digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta tak hanya membuat sibuk aparat kepolisian di wilayah Yogyakarta. Sejumlah titik di kabupaten lainnya pun juga cukup sibuk dalam mengantisipasi kerusuhan menjalar. Selain puluhan personel yang diperbantukan untuk melakukan pengamanan, sebanyak ratusan personel Polres Gunungkidul juga mendapatkan tugas untuk mengamankan sejumlah titik di Gunungkidul.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, malam tadi, ada sekitar 230 personil Polres Gunungkidul yang disiagakan. Personil tersebut disebar ke beberapa wilayah untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat pasca pertandingan sepakbola tersebut. Berdasarkan pantauan, memang ada sejumlah warga Gunungkidul yang turut menyaksikan pertandingan panas ini. Adapun titik-titik yang mendapatkan pengamanan adalah jalur kepulangan dari para suporter tersebut ke Gunungkidul.

“Personel yang ada kini tersebar di jalur Patuk, Ngawen, Nglipar, dan Siyono,” kata Kapolres kepada pidjar.com, Senin (21/10/2019).

Untuk mengantisipasi kerusuhan, personel turut dibekali beberapa perlengkapan pengamanan. Personel juga terdiri dari beberapa satuan dan fungsi di lingkup Polres Gunungkidul.

Berita Lainnya  Layanan Samsat Tutup Selama Libur Lebaran, Diberlakukan Penghapusan Denda Keterlambatan

Kapolres menambahkan, pihaknya nanti bakal melakukan pengawalan terhadap supporter ataupun warga Gunungkidul yang pulang dari wilayah Yogyakarta. Ditegaskan Kapolres, sejauh ini situasi keamanan di Gunungkidul aman. Tidak terpantau terjadinya insiden yang melibatkan suporter sepakbola.

“Tentu kita lakukan pengawalan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Kapolres.

Tidak menutup kemungkinan ada warga Gunungkidul yang berada di Yogyakarta menjadi bagian dari supporter. Untuk itu, Kapolres menghimbau agar warga Gunungkidul tetap menjaga kondusifitas dan tidak terpancing provokasi.

“Kita himbau kepada seluruh warga agar tidak terpancing dan tidak ikut-ikutan membuat kerusuhan,” pungkasnya.

Adapun pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo ini memang berjalan dengan sangat panas. Selain lantaran memang selama ini terpantau memiliki hubungan kurang harmonis diantara kedua suporter fanatiknya, pertandingan ini juga sangat menentukan nasib kedua tim. Kerasnya pertandingan yang dimenangi Persis Solo dengan skor 2-3 ini memuncak ketika laga hendak berakhir. Kerusuhan pun terjadi manakala penonton masuk ke lapangan pertandingan.

Berita Lainnya  Ada Aturan Anyar Terkait Urun Biaya, Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Mandiri Tak Lagi Gratis

Kerusuhan ini kemudian menjalar ke luar stadion. Para suporter kemudian terlibat bentrok dengan aparat kepolisian. Dalam kerusuhan yang berlangsung hingga malam tadi, tercatat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, sementara ada pula personel kepolisian yang mengalami luka. Sedikitnya 11 kendaraan kepolisian mengalami kerusakan, bahkan dua diantaranya terbakar. Sementara personel polisi yang terluka adalah anggota Polsek Rongkop, Bripda Yongga Bagas. Yongga mengalami luka sobek pada bagian kepala lantaran terkena lemparan batu.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler