fbpx
Connect with us

Kriminal

Bujuk Rayu Berujung Pencabulan, Tukang Bangunan Diganjar 7 Tahun Penjara

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Majelis Hakim Pengadilan Wonosari akhirnya memvonis Arna Setyawan (20), warga Kecamatan Karangmojo dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp. 200 juta subsider 3 bulan. Vonis ini diputus majelis hakim setelah Arna terbukti dan mengakui telah melakukan pencabulan terhadap Melati (15), salah satu siswi di Kecamatan Semin.

“Menyatakan terdakwa Arna Setyawan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, dengan sengaja membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya,” ucap Ketua Majelis PN Wonosari Aria Veronica dalam amar putusan, Kamis (13/02/2020).

Pria yang kesehariannya sebagai tukang bangunan tersebut melakukan pencabulan terhadap Melati di kamar mandi sekolah. Perkara ini terbongkar setelah Melati bercerita kepada keluarga. Kemudian keluarga tidak terima dan melaporkan peristiwa ini kepada polisi.

Berita Lainnya  Bayi Dibuang Dalam Kondisi Hidup, Pelaku Pembuangan Terancam Pasal Pembunuhan

Sejak dilaporkan Oktober 2019 silam, polisi tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap pelaku. Hingga akhirnya kasus Arna sampai ke ranah persidangan.

“Dengan ini memutuskan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp. 200juta subsider 3 bulan,” imbuh Aria.

Dalam proses persidangan, putusan ini lebih ringan jika dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Embun Sumunaringtyas yang menuntut hukuman penjara 8 tahun.

Arna sebelumnya dijerat Pasal 81 ayat (1) juncto Pasal 76D UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler