Kriminal
Gagalkan Praktek Penjualan Satwa Langka Via Medsos, Petugas Bekuk 1 Orang Pelaku
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kn alias Kantar (43) warga Padukuhan Rejosari, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Tanjungsari dan Polisi Kehutanan (Polhut) dari Balai Pengamaman dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Senin (23/07/2018) sore kemarin. Kantar diduga telah memiliki atau menguasai satwa langka jenis trenggiling secara illegal. Dari tangannya, petugas berhasil menyita trenggiling sebanyak 5 ekor.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, peristiwa bermula ketika pihak Balai Pengamaman dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara mendapatkan informasi perihal kepemilikan satwa langka oleh warga Padukuhan Rejosari. Petugas lalu berkoordinasi dengan Polsek Tanjungsari untuk melakukan upaya penangkapan. Sekitar pukul 14.30 WIB, tiga orang petugas Polhut serta dua anggota Polsek Tanjungsari mendatangi rumah Kantar.
Di lokasi tersebut, petugas kemudian mendapati empat ekor Trenggiling berukuran besar dan satu ekor berukuran kecil yang dimiliki oleh Kantar. Satwa langka tersebut disimpan didalam sangkar besi berukuran 30×30 cm. Atas temuan tersebut, petugas langsung membawa Kantar beserta barang bukti ke Mapolsek Tanjungsari.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Tanjungsari, AKP Sapto Sudaryanto mengatakan bahwa pihaknya hanya dimintai untuk mendampingi kegiatan dari Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara. Ia membenarkan dua anggotanya ikut terjun melakukan pengamanan tersebut.
"Kemarin kita dimintai bantuan, kemudian kita bersama terjun ke lapangan," kata Sapto kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin malam.

Dari keterangan yang diperoleh pihaknya, Kantar diduga memperjualbelikan satwa langka tersebut melalui media sosial. Atas temuan itu, diduga pemilik satwa langka itu kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjungsari.
"Sempat diamankan disini, kemudian dibawa ke Polres. Penanganannya sepertinya di Polres," singkat Sapto.
Terpisah, Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan dan Pengelolaan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul, Johan Wijayanto mengaku belum mendengar kabar perihal tersebut. Namun demikian, dirinya membenarkan bahwa Trenggiling merupakan satwa yang dilindungi.
"Trenggiling memang tergolong satwa yang dilindungi. Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang no 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam," ujarnya.
Ditambahkan Johan, Trenggiling saat ini, trenggiling masih kerap ditemukan hidup di goa-goa di Gunungkidul. Namun disinggung mengenai jumlah populasinya, dirinya belum dapat memastikan.
"Trenggiling memang ada di Gunungkidul, biasanya hidup di goa seperti landak. Untuk jumlahnya kita belum bisa memastikan karena pendataan belum dilakukan," pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized1 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
