Hukum
Ciumi Para Siswinya, Guru Pendamping Pramuka SMP Akhirnya Ditetapkan Sebagai Tersangka
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus dugaan asusila yang dilakukan oleh Ed, warga Kecamatan Playen, seorang guru pembina pramuka di sebuah SMP di Gedangsari bakal berujung di meja hijau. Pasalnya, pihak kepolisian saat ini telah menetapkan Ed sebagai tersangka. Ia terancam pidana maksimal 15 tahun penjara atas kasus tersebut. Sebelumnya, Ed sempat didemo oleh sejumlah wali murid yang menjadi korban atas tindakan asusila tersebut.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, sebelum menetapkan Ed sebagai tersangka, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah korban maupun saksi. Selain itu pihak kepolisian juga telah mengantongi barang bukti yang berkaitan dengan kejadian yang menimpa para siswa tersebut.
“(Ed) Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kapolres, Senin (13/01/2020).
Kapolres menjelaskan, Ed sendiri dijerat dengan Pasal 81 dan 82 UURI No 35 Tahun 2014 perubahan atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia, kata Agus bakal terancam pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
“Saat ini sudah kita lakukan penahanan,” ucap Agus.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid memaparkan, pihaknya sudah bertemu dengan tersangka di Mapolres Gunungkidul. Selain itu, pelaku juga telah meminta maaf terkait kasus hukum yang menjeratnya.
“Harapan kami, proses hukum berjalan baik seadilnya dengan tetap memberlakukan asas praduga tak bersalah,” ucap Bahron.
Terkait dengan statusnya sebagai pembina pramuka tingkat mahir lanjut, Bahron menyebut, nantinya akan dibahas dewan kehormatan dan kode etik. Pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait bantuan hukum terhadap Ed.
“Jika bantuan hukum nanti diberikan bukan berarti membantu orang salah. Itu karena dalam proses hukum, salah dan benar yang menentukan ada di pengadilan,” terang Bahron.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Polsek Gedangsari telah menerima laporan perihal adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan Ed. Dikabarkan, sedikitnya ada 7 orang pelajar yang menjadi korban pelaku. Para korban mendapatkan bujuk rayusebelum tersangka melakukan ciuman dan tindakan lainnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
