fbpx
Connect with us

Kriminal

Curi dan Gadaikan BPKB Motor Milik Tetangganya, Guseng Dijebloskan ke Penjara

Diterbitkan

pada

BDG

Nglipar,(pidjar.com)–Himpitan ekonomi seringkali membuat pemikiran seseorang buntu dan nekat melakukan apa saja untuk mendapatkan uang termasuk diantaranya dengan melakukan tindak kejahatan. Seperti yang dilakukan oleh Ys alias Guseng (30) warga Padukuhan Karangsari, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar. Guseng bahkan nekat mengambil BPKB sepeda motor milik tetangganya untuk kemudian digadaikan. Alhasil lantaran aksinya ketahuan setelah beberapa waktu, pria tengah baya tersebut harus rela menginap di ruang tahanan Polsek Nglipar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Hingga saat ini, polisi terus melakukan pengembangan lantaran diduga, Guseng tak hanya melakukan aksinya sekali ini saja.

Kanit Reskrim Polsek Nglipar, Ipda Darmadi mengungkapkan, pencurian yang terjadi di rumah Marsiyem sudah terjadi sejak 19 Februari 2019 silam. Saat itu, Guseng masuk ke rumah korban yang sedang dalam keadaan kosong. Pelaku lantas menggeledah rumah tersebut untuk mencari barang berharga. Perburuan Guseng membuahkan hasil setelah melihat BPKB sepeda motor Yamaha Vega milik Marsiyem yang disimpan di dalam lemari. BPKB tersebut lantas dibawa kabur oleh pelaku.

Berita Lainnya  Baru 4 Bulan Keluar Dari Penjara, Pemuda Ini Kembali Tertangkap Curi Handphone

Darmadi melanjutkan, sebenarnya pasca kabar hilangnya BPKB milik Marsiyem tersebut sejumlah warga sudah curiga terhadap pelaku. Hal ini lantaran oleh warga setempat, pelaku memang dikenal sering mencuri. Namun lantaran tak ada bukti, warga kemudian tak bisa mengambil tindakan.

“Sebenarnya warga sejak awal memang sudah mencurigai YS yang menjadi pelaku pencurian,” ujar Darmadi, Jumat (26/04/2019) siang.

Baru akhirnya pada Senin (22/04/2019) silam, warga mendapatkan informasi dari warga lainnya yang mengaku melihat YS yang telah melakukan pencurian. Tak buang waktu, warga yang sudah geram dengan kelakuan Guseng lantas membekuknya sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu juga, warga lalu menginterogerasi yang bersangkutan. Meski sempat mengelak, namun lantaran desakan dari warga, YS akhirnya mengakuinya. Berdasarkan kesepakatan, usai pengakuan ini, YS kemudian dibawa ke Mapolsek Nglipar untuk diserahkan kepada polisi.

Berita Lainnya  Berawal Lempar Kursi ke Pengendara Motor, Pemuda Tenggak Miras Dimassa

“Dini hari itu langsung diserahkan ke kami. Proses pemeriksaan kemudian kami lakukan,” kata Ipda Darmadi.

Lebih lanjut Darmadi mengungkapkan dalam pengakuannya, BPKB milik Marsiyem oleh pelaku digadaikan ke salah satu lembaga penyedia pinjaman. Dari situ ia mendapatkan pinjaman sebesar Rp 2,6 juta.

“Uangnya sudah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup pelaku,” tambahnya.

Menurut Kanit Reskrim, saat ini proses hukum pun masih terus berlanjut. Pria 30 tahun itu juga telah ditahan dan mendekam di balik jeruji ruang tahanan Polsek Nglipar. Proses pemeriksaan sendiri hingga saat ini masih terus dilakukan oleh petugas guna mengungkap fakta-fakta lain atas kasus tersebut.

“Masih kita dalami untuk pasalnya mengenai pencurian akan kami terapkan,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler