Connect with us

Pemerintahan

Dampak Kenaikan Pertamax Untuk Operasional Mobil Dinas, Dari Ambulance Hingga Mobil Pejabat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mulai berdampak pada operasional layanan publik di Kabupaten Gunungkidul. Pemerintah daerah kini melakukan berbagai langkah penyesuaian guna menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengganggu program-program prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono, mengatakan, selama ini kendaraan ambulan dan kendaraan Gunungkidul Emergency Service (GES) yang beroperasi menggunakan BBM jenis Pertamax. Dengan adanya kenaikan harga dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 praktis kebutuhan anggaran operasional semakin membengkak.

“Kalau masih menggunakan Pertamax maka kebutuhan anggaran akan naik sekitar 25 persen,” kata Ismono, Senin, (15/06/2026) saat dihubungi.

Dengan kondisi demikian, pihaknya melakukan penyesuaian-penyesuaian. Salah satunya adalah beralih menggunakan BBM bersubsidi yakni jenis Pertalite.

Berita Lainnya  Refokusing Anggaran untuk Tangani Covid19 di Gunungkidul Capai Rp 99 Miliar

“GES selama ini menggunakan Pertamax. Ini kita upaya bikin barcode karena infonya bisa masuk kategori ambulan dan boleh memakai BBM subsudi,” jelasnya.

Menurut Ismono, untuk 1 unit GES setiap bulannya menghabiskan BBM sekitar Rp 4 juta. Sedangkan unit yang beroperasi 2 kendaraan kegawatdaruratan.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya jika tidak bisa beralih ke Pertalite maka pemerintah harus melakukan efisiensi anggaran atau melakukan pergeseran anggaran di BLUD, Puskesmas. Anggaran digunakan untuk kegiatan skala prioritas.

“Pada prinsipnya kita usahakan pake BBM pertalite dan sudah mengurus barcode ambulan serta GES agar bisa pakai pertalite. Agar pelayanan kegawatdaruratan tetap berjalan maksimal, karena saat ini GES sangat diburuhkan masyarakat juga untuk event-event tertentu,” tandasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta, mengatakan, mayoritas kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menggunakan Pertamax sehingga kenaikan harga BBM akan berpengaruh terhadap biaya operasional pemerintahan.

Berita Lainnya  Dapat Kucuran Anggaran Pemerintah Pusat, Pembangunan Pasar Munggi Dilanjutkan Tahun Ini

Untuk menyikapi kondisi tersebut, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta melakukan penyesuaian penggunaan anggaran dan memprioritaskan kegiatan yang benar-benar mendesak. Selain itu, pegawai juga diimbau menerapkan pola perjalanan dinas yang lebih efisien.

“Untuk kegiatan rapat koordinasi yang lokasinya cukup jauh, pegawai diharapkan dapat berangkat bersama sehingga penggunaan BBM lebih hemat,” katanya.

Pemkab Gunungkidul juga akan melakukan perhitungan ulang terhadap kebutuhan anggaran operasional, khususnya yang berkaitan dengan pembelian BBM.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler