Connect with us

Sosial

Didominasi Plat Luar Daerah, Puluhan Wisatawan Tiap Harinya Masih Nekat Berkunjung ke Pantai Selatan

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu silam, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan pengelola pariwisata telah menutup puluhan obyek wisata di Gunungkidul. Namun demikian dalam perkembangannya, masih cukup banyak wisatawan yang nekat untuk datang berwisata khususnya ke wilayah pantai. Hal ini membuat warga sekitar pantai pun cukup geram.

Salah satunya warga di sekitar Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Senin (20/04/2020) malam kemarin, warga setempat nekat memortal jalan depan gapura masuk kawasan pantai.

Amarah warga sendiri memuncak akibat setiap harinya, masih ada belasan mobil wisatawan dari berbagai wilayah di Indonesia yang nekat masuk ke obyek wiata setempat. Tentu hal ini tidak sesuai dengan anjuran pemeintah untuk melakukan social distancing untuk memutus mata rantai pesebaran Covid19. Warga juga khawatir, kedatangan para wisatawan yang sebagian besar berplat luar daerah ini mengundang potensi penularan covid19.

Berita Lainnya  Cerita Rutinem, Sosok Ibu yang Rawat ODGJ Selama Puluhan Tahun

“Padahal Pemkab juga sudah mengumumkan kawasan pantai tutup,” ujar salah satu warga pedagang Pantai Kukup, Muji, Selasa (21/04/2020).

Padahal, lanjut Muji, sejauh ini di sekitar pos restribusi sudah ada papan pemberitahuan bahwa kawasan wisata sementara ditutup. Ia mengaku tidak habis pikir lantaran banyaknya wisatawan yang nekat.

“Kalau tidak ditutup sementara warga maupun wisata dari luar daerah seperti menyepelekan, untuk mendukung anjuran pemeritah, untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona. Kalau begini terus, nanti situasi seperti ini akan berlangsung lebih lama, masyarakat pelaku wisata semakin menderita,” ungkapnya dengan nada kesal.

Setiap harinya, sejak enam minggu terakhir, ia mengaku menghalau sedikitnya sekitar 15 mobil yang hendak masuk ke kawasan wisata Pantai Kukup. Ia mengatakan, adapun plat nomor yang masuk pantai didominasi luar daerah.

Berita Lainnya  Pasca Longsor di Jurangrejo, TNI Lanjutkan Pengerjaan Relokasi Warga Terdampak

“Terpaksa kami halau, kalau pada nekat kan bahaya,” imbuh dia.

Terpisah, Sekretaris Desa Kemadang, Suminto mengakui jika hingga saat ini memang banyak wisatawan yang bermaksud masuk ke obyek wisata pantai. Hampir setiap hari, puluhan kendaraan hendak berwisata melintas melalui depan Balai Desa Kemadang. Tak hanya berplat nomor lokal, namun plat luar daerah dan kebanyakan dari Jakarta yang hendak berwisata.

“Biasanya mereka itu pemudik dari sana (Jakarta) dan ingin berwisata ke pantai,”tutur Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Desa Kemadang ini.

Di depan balai desa, saat ini memang ada posko yang buka selama 24 jam penuh. Para petugas posko ini akan menghentikan kendaraan yang melintas dan menanyai maksud serta tujuan mereka. Jika ingin berwisata maka para petugas posko akan menghalau atau meminta wisatawan tersebut untuk balik arah.

Berita Lainnya  Bahaya Sebarluaskan Identitas Kependudukan, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Media Sosial

Namun karena bersifat himbauan maka terkadang ada yang nekat ingin ke pantai maka kemudian dipersilahkan melintas. Biasanya wisatawan tersebut kembali karena di pintu masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) juga ada yang bertugas melakukan penjagaan.

“Apa yang kami lakukan ini berdasarkan keputusan Dinas Pariwisata dan surat edaran Kapolri,” jelas dia.

Warga memang membuat posko pemantauan di mana antara warga dengan personil Dinas Pariwisata bergantian melakukan penjagaan. Untuk pukul 08.00-20.00 WIB, personil Dinas Pariwisata yang melakukan penjagaan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler