Connect with us

Sosial

Diduga Diserang Hewan Liar, 4 Kambing di Playen Mati Penuh Luka

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Matinya hewan ternak secara misterius kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Setelah beberapa bulan silam di wilayah Kecamatan Tepus, kali ini giliran hewan ternak milik warga Padukuhan Mojosari, Desa Playen, Kecamatan Playen yang mengalami kematian secara janggal. Sebanyak 4 ekor kambing milik Sudartono (42) dan Kromowiyarjo (80) ditemukan mati di dalam kandang dengan luka parah di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak saat dihubungi melalui sambungan telefon membenarkan adanya peristiwa matinya hewan ternak secara misterius di wilayahnya. Dugaan awal, hewan-hewan tersebut menjadi korban serangan binatang buas.

Kejadian ini sendiri pertama kali diketahui oleh pemilik ternak pada Kamis (14/12/2017) pagi. Saat itu, Sudartono dan Kromowiyarjo yang hendak memberi makan hewan ternaknya terkaget-kaget setelah mendapati ternak miliknya tergeletak. Saat dicek, hewan tersebut ternyata sudah dalam keadaan mati penuh luka.

Berita Lainnya  Derita Para Peternak Gunungkidul, Habis Anthraks Terbitlah Corona

"Tadi diketahui oleh pemiliknya sekitar pukul 06.30 WIB,"ungkapnya.

Pantauan polisi, hewan ternak yang mati tersebut mengalami luka gigitan di bagian leher, paha luar,selangkangan paha belakang sebelah kanan, dan telinga. Selain empat hewan yang mati tersebut ada satu hewan ternak yang masih hidup dengan luka gigitan di selangkangan kaki belakang sebelah kanan dan satu kambing lagi hilang.

"Total ada 6 kambing yang diserang yang 4 mati yang 1 masih hidup dan yang 1 hilang," lanjut dia.

Pihaknya menghimbau masyarakat agar lebih waspada. Jika memungkinkan, Kapolsek berharap agar warga mau untuk memindahkan kandang ternak mereka ke lokasi yang lebih dekat dengan rumah.Hal ini menurut Jusuf guna mencegah hal serupa terulang kembali.

Berita Lainnya  Meningkat 31,87 Persen, KAI Bandara Angkut 405.770 Penumpang Selama Angkutan Nataru 2024/2025

“Keamanan kandang perlu ditingkatkan. Mungkin dengan membuat kandang lebih tertutup agar tidak terjangkau oleh hewan liar,” urainya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata7 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler