fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dimintai Sumbangan Oleh Seseorang Yang Mengaku Wartawan, Pejabat Dinas Pariwisata Nyaris Tertipu Massal

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul nyaris menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan wartawan. Para pejabat tersebut mendapatkan pesan sms permintaan sumbangan dari seseorang yang mengaku sebagai wartawan media Radar Jogja. Hingga saat ini, masih belum ada laporan dari pegawai Dinas Pariwisata Gunungkidul yang menjadi korban penipuan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, dirinya menerima SMS tersebut pertama kali sekitar pukul 10.36 WIB. Dalam pesan singkat tersebut pelaku secara akrab menyapa dirinya.

"SMS itu bertuliskan ass wr wb gmn kbr Pak Hari Sukmono ? Mas Wahyu Radar Jogja Perss," kata Harry ketika dihubungi pidjar.com.

Tanpa rasa curiga sebelumnya, Harry pun membalas SMS tersebut. Tak selang kemudian dirinya menerima pesan singkat yang bertuliskan meminta sumbangan untuk biaya pengobatan rekan sesama media bernama Ary Siswanto.

"Dia meminta bantuan untuk Ari pengobatan operasi jantung di RS Sardjito Yogyakarta. Nomor rekeningnya BCA 0901391903 atas nama Ari Siswanto," jelas Harry.

Harry yang sudah merasa curiga kemudian tak membalas pesan tersebut. Selang beberapa saat kemudian nomor 085231595071 yang semula digunakan untuk mengirim pesan langsung meneleponnya.

"Saat telefon itu seperti sangat kenal sekali dengan saya. Dengan nada serius dirinya meminta bantuan. Kalau dilihat dari logatnya seperti orang Surabaya," imbuh Harry.

Rupanya yang mendapatkan pesan tersebut tak hanya dirinya semata. Selang beberapa saat kemudian, sejumlah pegawai yang lain pun juga mengirimkan pesan sms yang hampir serupa seperti yang diterimanya ke grup Whatsapp pegawai Dinas Pariwisata Gunungkidul. Menurutnya, ada sekitar 6 orang pegawai yang mendapatkan pesan permintaan sumbangan.

“Saya lantas menghubungi wartawan Radar Jogja yang bertugas di Gunungkidul untuk mengkonfirmasi. Dan hasilnya pesan tersebut tidak benar,” tambahnya.

Sementara itu, wartawan Radar Jogja, Gunawan kepada pidjar.com mengaku tidak mengenal seorang wartawan di kantornya yang bernama Wahyu. Sepengetahuannya, di kantornya juga tidak ada temannya di media Radar Jogja yang menderita penyakit jantung dan dirawat di RS Sardjito.

“Jelas cuma ngaku-ngaku saja untuk penipuan. Tidak ada wartawan kami yang saat ini dirawat di rumah sakit,” jelas Gunawan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler