Pemerintahan
Disidak Dinas, Tak Satupun Dari 4 Gudang Besar Yang Miliki Dokumen Tanda Daftar Gudang
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul melakukan sidak terhadap empat gudang penjualan yang ada di sekitar Kecamatan Wonosari pada Senin (26/08/2019) siang tadi. Adapun poin yang disidak ialah kelengkapan izin gudang. Dari sidak tersebut, tidak satupun gudang yang memiliki dokumen tanda daftar gudang.
Padahal keberadaan tanda daftar gudang sendiri merupakan dokumen yang sentral pada sebuah gudang untuk melindungi konsumen. Pentingnya tanda daftar gudang sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 90 Tahun 2014 Tentang Pembinaan dan Penataan Gudang.
“Ada empat gudang besar di Wonosari yang tidak memiliki tanda daftar gudang, dua diantaranya malah tidak memiliki IMB,” ujar Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgilio Soriano seusai sidak.
Keempat perusahaan yang disidak dan belum memiliki tanda daftar gudang, menurut Virgilio ialah PT Pinus Merah Abadi, CV Mitra Mulya, Gudang Koperasi Warga Semen Gresik dan PT Bengawan Karya Mandiri. Tujuan dari sidak ini dikatakan Virgilio adalah dalam rangka mendorong pemilik gudang untuk melegalitaskan persyaratan gudang di Kabupaten Gunungkidul.
“Karena daftar tanda gudang ini cukup urgent khususnya untuk melindungi konsumen. Misalnya untuk produk yang sudah kadaluwarsa kami bisa memantau dan harus sudah keluar dari gudang. Termasuk untuk produk makanan tidak boleh langsung diletakkan ke lantai, daftar ini detail mengatur itu,” jelasnya.
Menurutnya, di Kabupaten Gunungkidul sendiri saat ini baru ada 24 gudang yang memiliki IMB dan memiliki surat tanda gudang. Untuk gudang yang belum berizin pihaknya mengaku tidak bisa melakukan pantauan.
“Biasanya yang belum memiliki izin secara random kami sidak, waktunya paling tidak dalam satu semester sekali,” ujarnya.
Sementara ini, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada pemilik gudang untuk segera mengurus legalitasnya. Namun kedepan, jika langkah preventif ini tidak diindahkan, pihaknya tak segan untuk menutup gudang-gudang yang tidak memiliki daftar tanda gudang.
“Sekali dua kali kalau diingatkan tidak digubris ya jangan salahkan kami kalau kami tutup,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Promosi dan Pembinaan Usaha Disperindag Kabupaten Gunungkidul, Heri Sulistyo menambahkan, untuk pengurusan tanda daftar gudang sangat sederhana. Hanya perlu melampirkan SIUP, TDP, Fotokopi KTP dan NPWP penanggung jawab, IMB, foto gudang dan pas poto penanggung jawab gudang.
“Pengurusannya pun bisa secara online di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan,” tandasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
