Peristiwa
Gegara Sopir Ngantuk, Mobil Ayla Nyungsep ke Pekarangan Warga
Tanjungsari,(Pidjar.com)–Sebuah mobil Daihatsu Ayla nomor polisi AB 1929 W mengalami kecelakaan di jalan Padukuhan Dayakan 2, Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (19/09/2018) dini hari. Meski mobil dalam kondisi rusak parah di bagian samping belakang, namun beruntung pengemudi lolos dari maut dan dalam kondisi selamat.
Kapolsek Tanjungsari melalui Kasi Humas setempat, Aiptu Daljono mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Bermula ketika mobil yang dikemudiakan oleh Renandy Yoga Pradana (22) warga Padukuhan Salak, Desa Semoyo, Kecamatan Patuk tersebut melaju dari arah Banjarejo menuju Wonosari. Apesnya, kala mengemudikan mobil tersebut, pemuda itu tiba-tiba hilang konsentrasi.
Mobil Daihatsu Ayla oleng ke arah kanan dan terperosok ke pekarangan warga sedalam 2,5 meter. Tak hanya itu, bahkan bagian samping mobil pun juga menabrak satu pohon jati yang ada di sekitar lokasi, sehingga mengakibatkan bagian pintu mobil mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Tidak ada luka, shock ringan selepas mengalami kecelakaan kan hal biasa,” ucap Aiptu Daljono, Kamis (20/09/2018).
Berdasarkan pengakuan korban, ia mengantuk saat dalam perjalanan mengingat waktu kejadian pada dini hari. Selain itu, kondisi jalan yang gelap dianggap sebagai salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Pasalnya hal itu berpengaruh pada jarak pandang seseorang saat berkemudi.

“Dia (Renandy) mau pulang ke rumahnya di Padukuhan Salak, selepas pulang dari rumah temannya di Padukuhan Keruk, Desa Banjarejo,” papar Daljono saat dimintai keterangan.
Suara benturan yang cukup keras di tengah malam tentunya membuat kaget warga sekitar. Mengingat lokasi kejadian tidak jauh dari rumah-rumah warga. Warga yang mendengar lantas berhamburan keluar dari rumah untuk mengecek kondisi yang terjadi.
Hingga pagi tadi, sejumlah anggota polisi dan warga sekitar masih memadati lokasi kejadian untuk mengevakuasi mobil itu.
“Sudah kami evakuasi tadi pagi. Tidak dilakukan semalam dikarenakan minim penerangan dan tidak ada alat maka diputuskan pagi tadi evakuasi yang dilakukan,” tutup Daljono.
Atas peristiwa ini, Daljono menghimbau pada masyarakat umum khususnya yang selalu berkendara untuk lebih berhati-hati dalam memacu kendaraanya. Jika sekiranya lelah atau mengantuk, alangkah baiknya jika beristirahat terlebih dahulu dan tidak melanjutkan perjalanan. Keselamatan diri sendiri maupun orang lain sangatlah perlu dijaga. (Arista)
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
