Pendidikan
AI Bisa Evaluasi Kurikulum Secara Otomatis, Guru Besar UKDW Soroti Masa Depan Pendidikan Berbasis Data
Jogja,(pidjar.com)–Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan dinilai akan membawa perubahan besar dalam sistem evaluasi pembelajaran dan pengembangan kurikulum. Hal tersebut disampaikan Guru Besar bidang Kecerdasan Buatan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Prof. Dr. Antonius Rachmat Chrismanto, S.Kom., M.Cs., saat menyampaikan orasi ilmiah dalam pengukuhannya sebagai Guru Besar di Auditorium Koinonia UKDW, Rabu (17/6/2026).
Dalam orasi berjudul “Analisis Teks dari Text Mining ke Deep Learning dan LLM: Model Deteksi Konten Spam dan Adaptasinya dalam Pendidikan Berbasis Konteks”, Prof. Anton menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu perguruan tinggi menerapkan sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Menurutnya, teknologi AI mampu memetakan hubungan antara capaian pembelajaran, asesmen, hingga umpan balik mahasiswa secara lebih cepat dan konsisten dibandingkan proses manual.
“Integrasi teknologi tersebut dapat menghadirkan sistem evaluasi kurikulum yang lebih adaptif, transparan, dan efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan,” ujar Prof. Anton.
Ia menjelaskan, sebagian besar informasi penting di lingkungan pendidikan tersimpan dalam bentuk data teks yang tidak terstruktur, seperti hasil evaluasi mahasiswa, komentar pembelajaran, maupun laporan akademik. Tanpa pengolahan yang tepat, data tersebut sulit dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Tanpa pengolahan yang tepat, informasi berharga tersebut sulit diubah menjadi pengetahuan yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan,” katanya.
Prof. Anton menilai perkembangan teknologi analisis teks kini telah bergeser dari metode text mining menuju machine learning, deep learning, hingga Large Language Model (LLM) yang mampu memahami konteks bahasa secara lebih mendalam. Teknologi tersebut membuka peluang besar bagi dunia pendidikan untuk melakukan evaluasi berbasis data secara berkelanjutan.
Selain untuk pendidikan, AI juga dikembangkan untuk mendeteksi konten spam dan informasi menyesatkan di media sosial. Menurut Prof. Anton, pemahaman konteks percakapan menjadi kunci agar sistem AI mampu mengenali pola spam yang semakin kompleks.
Melalui penelitiannya, ia mengembangkan model deteksi komentar spam berbahasa Indonesia yang memanfaatkan konteks percakapan dan emoji. Penelitian tersebut menghasilkan dataset SPAMID-PAIR, model ensemble machine learning, serta arsitektur deep learning EiAP-BC yang dirancang lebih efisien dalam memahami konteks percakapan digital.
Meski demikian, Prof. Anton mengingatkan bahwa perkembangan AI tetap memerlukan keterlibatan manusia dalam proses pengambilan keputusan.
“AI berkembang sangat cepat, tetapi kita tetap harus berhati-hati, terus belajar, dan memastikan teknologi ini digunakan untuk mendukung manusia, bukan menggantikan peran manusia,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UKDW Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. menyampaikan bahwa pengukuhan Prof. Anton sebagai Guru Besar pertama Fakultas Teknologi Informasi menjadi pencapaian penting bagi UKDW sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Pengukuhan Prof. Anton sebagai Guru Besar pertama Fakultas Teknologi Informasi merupakan pencapaian penting bagi UKDW. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi lahirnya Guru Besar-Guru Besar berikutnya serta memperkuat kontribusi UKDW dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Wiyatiningsih.
Pengukuhan tersebut juga menandai langkah strategis UKDW dalam memperkuat posisinya sebagai Sustainable Entrepreneurial Research University (SERU) melalui pengembangan riset dan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk transformasi sistem pendidikan di era digital. (Rosa)
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
