fbpx
Connect with us

Sosial

Girangnya Kalangan Disabilitas Mulai Gencar Dilibatkan Dalam Program dan Kegiatan Pemerintah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah kabupaten Gunungkidul belakangan ini terus melibatkan para penyandang disabilitas dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan agar penyandang disabilitas dalam segala keterbatasannya dapat terus berinovasi dan berkarya.

Ketua Forum Disabilitas Gunungkidul, Untung Subagyo mengatakan, ia mengapresiasi besarnya perhatian pemerintah yang dalam beberapa waktu terakhir ini memang jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Keterlibatan kalangan disabilitas saat ini mulai diakui dalam segala kegiatan yang digagas oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah desa. Misalnya dalam penggagasan program ataupun pemberdayaan, kalangan disablilitas mulai dilibatkan. Kendati demikian, menurut Untung, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

“Sudah baik tapi mungkin perlu peningkatan lagi, misalnya fasilitas untuk menunjang mobilitas saat ini masih kurang,” kata Untung Subagyo.

Meski hidup di tengah keterbatasan, ada beragam potensi yang dapat digali lebih dalam dari penyandang disabilitas. Tak sedikit dari penyandang disabilitas yang berprestasi dalam segala bidang, baik seni, pendidikan atau bahkan yang paling banyak adalah di bidang olahraga.

Berita Lainnya  Malam Pergantian Tahun di Gunungkidul, Gunung Api Purba Nglanggeran dan Alun-alun Wonosari Jadi Pusat Perayaan

Menurut dia, potensi ini lah yang perlu dilihat oleh khalayak sehingga ada perhatian dan mendapat tempat yang baik. Dukungan semua pihak tersebut sangatlah dibutuhkan. Keterlibatan mereka dalam pembangunan dan pemberdayaan juga sangatlah berpengaruh pada kemajuan daerah.

Ia berharap dengan semakin majunya daerah, penyandang disabilitas juga mulai terfasilitasi dengan baik dan didukung untuk berkembang lebih lagi. Pemerintah nantinya akan lebih mengedepankan pemenuhan hak, dalam hal ini adalah fasilitas yang memadahi di sejumlah tempat.

“Keikutsertaan pembahasan suatu program, penentuan kebijakan setiap tahunnya oleh pemerintah sudah mulai diundang untuk mengungkapkan gagasan,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial, Wijang Eka beberapa waktu lalu mengatakan, dari pemerintah sendiri telah berusaha semaksimal mungkin melibatkan penyandang disabilitas dalam segala program kegiatan. Selain itu, upaya pemberian perhatian lebih dengan memberikan berbagai bantuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan di bawah terbatasan fisik dan mental juga terus dilakukan. Tampungan keluh kesah juga terus dilakukan oleh pemerintah.

Berita Lainnya  Belok Tiba-tiba, Poniyem Luka Parah Tertabrak Elf

“Pendataan sendiri kami lakukan, untuk motivasi dan beberapa hal lainnya juga kami berikan kepada penyandang disabilitas. Sejauh ini kami upayakan untuk memperhatikan kaum disabilitas dengan pembentukan daerah inklusi dan program pemberdayaan lainnya,” ucap Wijang.

“Kalau untuk pembahasan program tentu dilibatkan, sementara infrastruktur perlahan dibenahi,” imbuh dia.

Cita-cita untuk menjadi daerah inklusi pun terus dipupuk dan dilakukan perbaikan layanan terhadap kaum disabilitas. Untuk di Gunungkidul sendiri terdapat 2 desa yang mendapat pendampingan untuk menjadi daerah inklusi. Segala macam pelayanan di desa telah melibatkan disabilitas diantaranya yakni desa Rejosari Kecamatan Semin dan desa Plembutan Kecamatan Playen.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler