Sosial
Girangnya Kalangan Disabilitas Mulai Gencar Dilibatkan Dalam Program dan Kegiatan Pemerintah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah kabupaten Gunungkidul belakangan ini terus melibatkan para penyandang disabilitas dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan agar penyandang disabilitas dalam segala keterbatasannya dapat terus berinovasi dan berkarya.
Ketua Forum Disabilitas Gunungkidul, Untung Subagyo mengatakan, ia mengapresiasi besarnya perhatian pemerintah yang dalam beberapa waktu terakhir ini memang jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Keterlibatan kalangan disabilitas saat ini mulai diakui dalam segala kegiatan yang digagas oleh pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah desa. Misalnya dalam penggagasan program ataupun pemberdayaan, kalangan disablilitas mulai dilibatkan. Kendati demikian, menurut Untung, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.
“Sudah baik tapi mungkin perlu peningkatan lagi, misalnya fasilitas untuk menunjang mobilitas saat ini masih kurang,” kata Untung Subagyo.
Meski hidup di tengah keterbatasan, ada beragam potensi yang dapat digali lebih dalam dari penyandang disabilitas. Tak sedikit dari penyandang disabilitas yang berprestasi dalam segala bidang, baik seni, pendidikan atau bahkan yang paling banyak adalah di bidang olahraga.
Menurut dia, potensi ini lah yang perlu dilihat oleh khalayak sehingga ada perhatian dan mendapat tempat yang baik. Dukungan semua pihak tersebut sangatlah dibutuhkan. Keterlibatan mereka dalam pembangunan dan pemberdayaan juga sangatlah berpengaruh pada kemajuan daerah.

Ia berharap dengan semakin majunya daerah, penyandang disabilitas juga mulai terfasilitasi dengan baik dan didukung untuk berkembang lebih lagi. Pemerintah nantinya akan lebih mengedepankan pemenuhan hak, dalam hal ini adalah fasilitas yang memadahi di sejumlah tempat.
“Keikutsertaan pembahasan suatu program, penentuan kebijakan setiap tahunnya oleh pemerintah sudah mulai diundang untuk mengungkapkan gagasan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial, Wijang Eka beberapa waktu lalu mengatakan, dari pemerintah sendiri telah berusaha semaksimal mungkin melibatkan penyandang disabilitas dalam segala program kegiatan. Selain itu, upaya pemberian perhatian lebih dengan memberikan berbagai bantuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan di bawah terbatasan fisik dan mental juga terus dilakukan. Tampungan keluh kesah juga terus dilakukan oleh pemerintah.
“Pendataan sendiri kami lakukan, untuk motivasi dan beberapa hal lainnya juga kami berikan kepada penyandang disabilitas. Sejauh ini kami upayakan untuk memperhatikan kaum disabilitas dengan pembentukan daerah inklusi dan program pemberdayaan lainnya,” ucap Wijang.
“Kalau untuk pembahasan program tentu dilibatkan, sementara infrastruktur perlahan dibenahi,” imbuh dia.
Cita-cita untuk menjadi daerah inklusi pun terus dipupuk dan dilakukan perbaikan layanan terhadap kaum disabilitas. Untuk di Gunungkidul sendiri terdapat 2 desa yang mendapat pendampingan untuk menjadi daerah inklusi. Segala macam pelayanan di desa telah melibatkan disabilitas diantaranya yakni desa Rejosari Kecamatan Semin dan desa Plembutan Kecamatan Playen.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
