Pemerintahan
Hampir Seratus Ribu Warga Gunungkidul Terdampak Kekeringan, Pemerintah Sudah Salurkan 1200 Tangki Air Bersih
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul sampai saat ini masih melakukan droping air untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Pemerintah sudah menyalurkan 1.200 tangki air bersih dari awal kemarau sampai dengan puncak kemarau, permintaan air bersih ini dipastikan akan terjadi sampai dengan musim kemarau selesai.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengungkapkan jika penyaluran tangki air bersih kepada masyarakat dapat bertambah seiring waktu. Pihaknya kini terus mengupayakan masyarakat yang kesulitan air bersih segera dapat tertangani dengan pendistribusian air bersih.
“Hingga pertengahan Agustus sudah ada 1.200 tangki air bersih yang tersalurkan, kemungkinan akan bertambah terus,” terang Edy Basuki, Minggu (22/08/2021).
Ia menjelaskan, pemerintah pada 2021 dana sebesar Rp 700.000.000 dianggarkan untuk penanganan kekeringan di Gunungkidul. Dimana anggaran itu dapat digunakan untuk menyediakan 2.200 tangki air bersih. Dalam pendistribusian yang dilakukan, pemerintah menggunakan 5 armada masing-masing bisa 4 kali penyaluran dalam 1 harinya, tergantung dengan sumber air yang diambil.
Merujuk pada data, Kapanewon Girisubo menjadi wilayah yang paling banyak mendapatkan bantuan tangki air bersih. Dalam penyalurannya, untuk Kapanewon Girisubo sudah didistribuskan sebanyak 400 tangki air bersih di sejumlah kalurahan seperti Balong, Karangawen, Jepitu, Nglindur, Tileng, dan Pucung.

Sebelumnya telah ada 10 Kapanewon yang telah mengajukan bantuan air bersih kepada BPBD Gunungkidul, serta 99.559 jiwa terdampak dari adanya kekeringan.
“Pendistribusian masih bisa bertambah, demikian dengan wilayah yang terdampak kekeringan juga bisa bertambah mengingat diprediksi hanya 2 Kapanewon di Gunungkidul yang akan terbebas dari krisis air bersih. Sementara 16 Kapanewon lainnya diprediksi akan terdampak,” sambung Edy.
Berikut data dari BPBD atas penyaluran air bersih ke setiap wilayah Kapanewon Rongkop mendapatkan bantuan terbanyak kedua dengan jumlah 288 tangki air bersih. Kemudian Kapanewon Tepus sebanyak 144 tangki, Kapanewon Tanjungsari sejumlah 132 tangki, Kapanewon Panggang 108 tangki, Kapanewon Semin 48 tangki, Kapanewon Saptosari 44 tangki, Kapanewon Paliyan 32 tangki, dan Kapanewon Wonosari sebanyak 4 tangki.
Sementara itu, penyediaan penyaluran tangki air bersih juga dibantu oleh anggaran yang telah dimiliki tiap Kapanewon dan Kalurahan. Serta terdapat bantuan dari pihak-pihak swasta yang turut memberikan pendistribusian air bersih.
“Dari catatan sudah ada sebanyak tujuh tangki dari pihak swasta,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
