fbpx
Connect with us

Sosial

Harga Ayam Naik Hingga Hampir Dua Kali Lipat

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Berbeda dengan pada awal masa pandemi lalu di mana harga anjlok, kini ayam potong melambung tinggi. Tak tanggung-tanggung, harganya pun kini mencapai naik hampir dua kali lipat.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih menjelaskan, kenaikan harga ayam ini terjadi sudah sejak 4 Juni 2020 lalu. Pihak dinas sendiri memang setiap minggunya terus melakukan monitoring berkaitan dengan harga-harga barang kebutuhan pokok. Adapun untuk salah satu komoditi yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah ayam.

“Sekarang ini, harga daging ayam naik hingga hampir dua kali lipat,” jelas Yuni, Selasa (16/06/2020).

Sebelumnya harga ayam hanya berkisar pada Rp 22 ribu hingga Rp. 24 ribu per kilogram. Menurutnya, harga ayam melambung tinggi lantaran saat ini pasokan berkurang. Para peternak baru memulai proses pembesaran ayam di kandang.

“Di Pasar Argosari Wonosari kemarin terpantau Rp. 38 ribu per kilogram sedangkan untuk pasar tradisional lainnya Rp. 40ribu,” bebernya.

Kenaikan juga disebabkan harga pakan ternak yang juga mengalami kenaikan harga. Namun untuk stok daging ayam hingga sekarang ini masih cukup aman dan tidak ada kelangkaan.

“Kondisi seperti ini merupakan siklus tahunan, selain karena masa panen dan juga dampak dari pandemi,” jelas dia.

Terpisah salah satu penjual ayam di Pasar Argosari, Mukiyem mengatakan memang sejak awal pandemi harga ayam tidak tentu. Sejak harganya murah pun telah terjadi penurunan permintaan.

“Apalagi ini harganya mahal, tambah sepi,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler