Connect with us

Peristiwa

Jembatan Kampung Putus, Warga Memutar 6 Kilometer Demi Aktivitas

Diterbitkan

pada

Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jembatan penghubung Padukuhan Pagerjurang, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen ambles pada Rabu (03/05/2023) setelah hujan lebat terjadi. Akibatnya, akses masyarakat sekitar pun terganggu sehingga harus memutar sejauh 6 km untuk bisa masuk ke Pagerjurang ataupun hendak keluar wilayah.

Ulu-ulu Kalurahan Jurangjero, Supriyanto mengungkapkan, Rabu petang hujan deras mengguyur wilayahnya. Tak berselang lama, terdengar suara gemuruh dari sekitar sungai. Ternyata terdapat pohon tumbang dan jembatan yang ambles lantaran terkikis arus deras banjir.

“Sekitar pukul 19.30 WIB kejadian jembatan penghubung ini amblas dan putus tidak bisa dilalui,” papar Supriyanto, Kamis (04/05/2023).

Akibat putusnya jembatan ini maka akses masyarakat pun terganggu. Sehingga masyarakat yang hendak masuk ataupun keluar dari Padukuhan ini untuk beraktivitas harus memutar sejauh 6 km dan membutuhkan waktu yang lumayan.

Berita Lainnya  Motor Oleng di Tikungan Maut, Nyawa Wisatawan Terselamatkan Berkat Tumpukan Karung

“Akses ini merupakan jalur terpendek warga kalau mau pergi atau masuk ke Pagerjurang. Kalau lewat jalur utama ya harus menempuh jarak sekitar 6 km (Ngawen-Jurangjero),” imbuh dia.

Mendapati akses jalan yang lumpuh karena putus ini, TRC BPBD GUnungkidul bersama dengan tim dan relawan lainnya pagi tadi melakukan kerja bakti untuk membersihkan pohon yang tumbang dan melakukan penanganan lainnya. Asesmen yang dilakukan kemudian menjadi bahan pembahasan dan pengusulan penanganan selanjutnya oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kalurahan dan tokoh masyarakat setempat. Karena kondisi jembatan yang terputus maka disepakati akses jalan tersebut ditutup.

Berita Lainnya  Gagal Nyalip Dihantam Truk, Dua Pemotor Jadi Korban Laka Maut Nitikan, 1 Tewas 1 Luka Berat

“Akan dipasang rambu peringatan agar warga tidak melewati jalan dan jembatan tersebut. Untuk akses masyarakat tentu dialihkan ke jalan yang lebih aman,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler